Suaradermayu.com – Kisah haru datang dari Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Rasih (58), seorang ibu yang hidup dalam keterbatasan, akhirnya bisa tersenyum lega setelah menerima bantuan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Bantuan senilai Rp20 juta disalurkan melalui rekening Bank BJB yang diberikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Momen mengharukan ini bermula saat Gubernur Dedi Mulyadi menggelar kunjungan dalam rangka program “Bapak Kula Dolan Ning Warga” di Desa Dadap beberapa waktu lalu. Dalam acara tersebut, Rasih memberanikan diri untuk menyampaikan langsung kisah hidupnya yang pilu kepada sang gubernur.
“Untuk bisa datang ke sini saja, saya rela menjual beras karena ingin sekali bertemu Pak Gubernur,” ujar Rasih kala itu dengan suara lirih.

Rasih bercerita bahwa selama ini ia bertahan hidup dari kiriman anak semata wayangnya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta sambil kuliah. Kisah tersebut mengundang keprihatinan mendalam dari Gubernur KDM, yang langsung menginstruksikan jajarannya untuk memberikan bantuan.
Respons cepat ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu. Tak berselang lama, terkumpul dana bantuan sebesar Rp20 juta yang kemudian disalurkan secara resmi melalui rekening Bank BJB atas nama Rasih.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan keberkahan,” ujar Rasih penuh haru usai menerima buku tabungan dan kartu ATM pada Jumat, 16 Mei 2025.
Rasih berjanji, selama dua tahun ke depan dirinya tidak akan lagi meminta bantuan kepada anaknya. Ia ingin anaknya fokus menempuh pendidikan demi masa depan yang lebih baik.
Kisah perjuangan hidup Rasih dan anaknya yang penuh pengorbanan ini menjadi inspirasi masyarakat Indramayu. Sebuah pengingat akan kekuatan kasih ibu dan bakti anak yang tulus demi kebahagiaan orang tua.
Program “Bapak Kula Dolan Ning Warga” sendiri merupakan inisiatif Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang bertujuan untuk mendekatkan pemimpin dengan rakyatnya, mendengar langsung aspirasi warga, serta memberikan solusi nyata atas persoalan-persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


























