Suaradermayu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan penjelasan terkait pembongkaran tulisan “Puspawangi” di Alun-Alun Indramayu. Menurutnya, nama alun-alun seharusnya tetap sesuai dengan identitas awalnya.
“Banyak yang bertanya kenapa tulisan Puspawangi dibongkar di alun-alun Indramayu? Karena saya menilai bahwa alun-alun Indramayu, ya tulisannya Alun-Alun Indramayu. Jadi, nggak perlu diganti-ganti namanya, kembalikan ke fungsi semula,” ujar Lucky kepada media, Sabtu (1/3/2025).
Selain itu, Lucky juga merespons pertanyaan masyarakat terkait anggaran yang digunakan. Ia menegaskan bahwa dana yang ada akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang lebih prioritas.
“Insyaallah, kita akan lakukan itu semua. Jalanan akan kita benahi secara bertahap secepat mungkin. Sekolah-sekolah akan kita perbaiki, dan program-program lainnya akan dijalankan sesuai dengan visi-misi yang telah direncanakan,” jelasnya.
Sebagai langkah awal dalam kepemimpinannya, Lucky menyampaikan bahwa ia akan mulai berkantor di Pendopo Indramayu pada Senin, 3 Maret 2025. Ia juga berencana untuk menginventarisasi berbagai permasalahan di daerah tersebut.
“Senin kita mulai berkantor sebagai Bupati Indramayu. Kita nanti akan inventarisir semua permasalahan-permasalahan yang ada,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Lucky memberikan pesan unik terkait keamanan siber di lingkungan pemerintahan.
“Oh iya, saya berpesan agar password WiFi di lingkungan pemerintah jangan menggunakan nama saya (Lucky Hakim), harus netral dan biasa saja,” tutupnya.

























