Suaradermayu.com – Tiga pelaku komplotan spesialis pembobol minimarket lintas daerah berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Indramayu di tempat persembunyiannya. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang menjerat rekan mereka, RH (52) warga Garut, yang sudah lebih dahulu diamankan polisi.
Dua dari tersangka yang berhasil ditangkap berinisial SMT (55) dan RSD (52), keduanya warga Kabupaten Indramayu. Satu pelaku lainnya, RMN (50), berasal dari Kabupaten Bogor. Ketiganya diduga telah melakukan aksi pembobolan minimarket secara sistematis di berbagai wilayah. Dalam aksinya, mereka membobol 12 minimarket di Kabupaten Indramayu serta 8 minimarket di wilayah Majalengka dan Brebes.
Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, menjelaskan dalam jumpa pers di Mapolres Indramayu pada Selasa (6/6/2023) bahwa dua dari tersangka sempat melakukan perlawanan saat penangkapan. “Dua di antaranya melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur,” ungkap AKBP Fahri.
Menurut Fahri, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus untuk mengetahui kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat. “Kami akan terus mengembangkan kasus ini agar semua pelaku dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.
Para pelaku menjalankan aksinya dengan cara mengamati minimarket yang menjadi target. Biasanya, mereka melakukan pemantauan terlebih dahulu, dan melancarkan aksi saat minimarket tutup pada malam hari, sekitar pukul 03.00 WIB menjelang fajar. Teknik yang digunakan pelaku adalah membobol tembok minimarket dan merusak kunci gembok.
Dari hasil pemeriksaan, barang bukti hasil curian dan alat-alat yang digunakan dalam aksi telah diamankan oleh pihak kepolisian. Para pelaku mengaku hasil curian tersebut dijual dan uangnya dibagi untuk kebutuhan sehari-hari, sementara sebagian digunakan untuk berjudi.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena aksi komplotan pembobol minimarket ini tidak hanya merugikan pemilik usaha, tetapi juga menimbulkan rasa takut di masyarakat. Pihak kepolisian menekankan pentingnya keamanan dan kewaspadaan terutama bagi pemilik minimarket.
AKBP Fahri menegaskan bahwa Polres Indramayu akan terus meningkatkan patroli di wilayah rawan kriminalitas dan menindak tegas pelaku kejahatan. “Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan segera jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar minimarket atau tempat usaha lainnya,” jelasnya.
Dengan penangkapan ini, diharapkan angka kriminalitas di Kabupaten Indramayu dan sekitarnya dapat menurun, serta masyarakat kembali merasa aman saat beraktivitas di malam hari. (Waryadi)

























