Suaradermayu.com – Polisi berhasil mengamankan dua pria berinisial K alias Nanu (43) dan JP (31), warga Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Kedua pelaku merupakan bagian dari sindikat begal motor yang beraksi dengan modus berpura-pura kehabisan bensin.
Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan, mengatakan bahwa kedua pelaku ditangkap pada Minggu (30/3/2025) setelah polisi mendapatkan informasi terkait keberadaan salah satu tersangka yang sedang dalam perjalanan pulang dari Jakarta menuju Indramayu.
Aksi pembegalan ini terjadi pada Senin (13/1/2025) di Jalan By Pass Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Indramayu. Saat itu, korban tengah berteduh di depan sebuah toko akibat hujan deras. Tiba-tiba, tiga orang tak dikenal mendatanginya dan meminta bantuan dengan alasan kehabisan bensin.
Salah satu pelaku meminta korban untuk membantu men-step motor mereka. Namun, di tengah perjalanan, saat situasi sepi, korban justru didorong hingga terjatuh. Para pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor korban, Yamaha NMAX, dan menjualnya seharga Rp 6 juta kepada seseorang yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Keberadaan salah satu pelaku, K alias Nanu, akhirnya terdeteksi saat ia berada dalam bus dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Indramayu. Unit Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu dan Unit Reskrim Polsek Jatibarang segera menghentikan bus yang ditumpangi pelaku dan langsung melakukan penangkapan.
Dalam pemeriksaan, Nanu mengaku sering menjual motor hasil kejahatan dengan bantuan JP. Berdasarkan informasi tersebut, polisi bergerak cepat dan menangkap JP di sebuah bengkel di wilayah Kedokan Bunder.
“Kedua pelaku beserta barang bukti berupa satu STNK kendaraan sepeda motor Yamaha NMAX dengan nomor polisi T 4303 ZJ berhasil diamankan. Barang bukti lainnya juga telah diamankan di Mapolsek Jatibarang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Hillal Adi Imawan.
Dengan tertangkapnya kedua pelaku, polisi terus mendalami kasus ini guna mengungkap jaringan lainnya yang terlibat dalam sindikat kejahatan tersebut.























