Indramayu – Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar menyampaikan, ada tiga orang tersangka yang terlibat aksi pencurian ribuan buku sekolah di Kabupaten Indramayu.
” Dua diantaranya merupakan warga Indramayu, yakni tersangka berinisial CR (49), warga Kecamatan Losarang yang berperan sebagai eksekutor. Sedangkan AS (37), warga Kecamatan Patrol dan WR (45), warga Kecamatan Penguragan, Kabupaten Cirebon, berperan sebagai penadah, ” kata Fahri di Mapolres Indramayu, Selasa (10/1/2023).
Fahri menyebut aksi pencurian dilakukan pelaku CR masuk ke gedung perpustakaan sekolah seorang diri dengan cara merusak kunci gembok pintu dengan menggunakan kunci roda yang telah dipersiapkan. Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV.
” Pelaku masuk seorang diri ke gedung perpustakaan dengan cara mencongkel jendela, ” ujarnya.
Setelah berhasil menggasak buku-buku, pelaku kemudian membawanya dengan menggunakan kendaraan pick up yang sebelumnya di sewa pelaku.
” Buku-buku itu selanjutnya dijual ke pelaku AS, dengan harga Rp 2.500 per kilogram. Kemudian AS menjual kembali kepada WR, dengan harga Rp 4.500 per kilogram, ” ungkapnya.
Menurut Fahri, selain mencuri buku-buku, CR juga menggasak 9 unit gadget dan 22 unit HP tablet milik sekolah. Dari 22 unit tersebut, pelaku CR menjual sebanyak 19 unit kepada tersangka AS dengan harga Rp 1,5 juta.
” Kemudian tersangka AS menjual kepada WR sebanyak 17 unit dengan harga Rp 1,5 juta, ” katanya.
” Jumlah total kerugian yang dialami korban (sekolah-sekolah) di Kabupaten Indramayu mencapai Rp 846.692.000, ” imbuhnya.
Editor : Pahmi Alamsah

























