Suaradermayu.com – Upaya tawuran antar kelompok remaja kembali berhasil digagalkan aparat kepolisian. Tiga remaja di bawah umur diamankan jajaran Polsek Widasari, Polres Indramayu, setelah kedapatan membawa senjata tajam saat melintas di wilayah Kecamatan Widasari pada Sabtu (6/9/2025) dini hari.
Kapolsek Widasari AKP Suprapto, mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Warga melaporkan adanya sekelompok remaja yang dicurigai hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Raya Pantura, tepatnya di kawasan Gang Sinarjaya 2, Desa Widasari.
Baca Juga : Polisi Tangkap 4 Remaja Pelaku Tawuran di Indramayu, Senjata Tajam Disita
Baca Juga : Pelajar Meninggal Dunia di Jatibarang, Polres Indramayu Amankan Tujuh Remaja
“Petugas segera bergerak setelah menerima informasi tersebut. Saat patroli, tiga remaja berhasil diamankan ketika berusaha melarikan diri dengan sepeda motor sambil membawa senjata tajam,” terang AKP Suprapto didampingi Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno.
Identitas Pelaku dan Kelompok Geng
Polisi mengungkap identitas ketiga remaja yang diamankan, masing-masing berinisial HF (17), NA (15), dan DE (15). Ketiganya merupakan pelajar dan berdomisili di Kecamatan Widasari.
Dari hasil penyelidikan, para remaja itu diketahui bagian dari kelompok bernama Botarus (Bocah Tabrak Lurus). Kelompok ini disebut bersekutu dengan geng Pojok (Jimpret) dan berencana bentrok dengan kelompok lawan yang dikenal dengan nama Warcel (Pilangsari).
Barang Bukti yang Diamankan Polisi
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk tawuran, di antaranya:
1. Satu bilah clurit bergagang kayu warna merah
2. Satu golok panjang bergagang kayu (pemiliknya melarikan diri)
3. Satu unit ponsel
4. Satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU bernomor polisi E-2149-PAV
“Ketiga remaja beserta barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolsek Widasari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum tetap akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolsek.
Pesan Polisi untuk Orang Tua dan Masyarakat
Kapolsek menambahkan, pihaknya akan meningkatkan patroli rutin di titik rawan konflik remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi aktivitas pergaulan anak-anak mereka.
Baca Juga : Polsek Patrol dan Polsek Sukra Amankan Remaja Tawuran Bersenjata Tajam
Baca Juga : Polisi Gagalkan Tawuran di Indramayu, Enam Remaja dan Senjata Tajam Diamankan
“Kami mengimbau orang tua dan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah remaja terjerumus ke dalam aksi berbahaya seperti tawuran. Keamanan lingkungan akan lebih mudah terjaga jika semua pihak turut peduli,” pungkas AKP Suprapto.
Peristiwa ini menjadi sinyal bahwa fenomena geng remaja di Indramayu masih perlu diwaspadai. Kolaborasi antara aparat, orang tua, sekolah, dan masyarakat dinilai penting untuk memutus mata rantai aksi tawuran yang kerap meresahkan warga.


























