Suaradermayu.com – Plt. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu, Ihsan Mahfudz, menyampaikan visinya untuk menjadikan PWI sebagai rumah bersama yang nyaman, solid, dan progresif. Visi tersebut disampaikannya saat berdialog langsung dengan sejumlah wartawan media lokal dalam silaturahmi terbatas baru-baru ini.
Dalam suasana penuh keakraban, Ihsan Mahfudz menekankan pentingnya membangun organisasi yang inklusif, di mana setiap wartawan merasa dihargai, dilindungi, dan didukung dalam menjalankan tugas profesinya.
“PWI harus jadi tempat pulang yang hangat bagi semua wartawan. Organisasi ini tidak boleh eksklusif, tapi harus terbuka, merangkul, dan mendengarkan setiap suara anggotanya,” ujar Ihsan.
Ia juga menyampaikan bahwa era digital menuntut wartawan untuk lebih adaptif, kreatif, namun tetap memegang teguh etika profesi. Karena itu, PWI harus menjadi ruang belajar bersama, bukan hanya tempat bernaung secara administratif.
“Kita butuh regenerasi, kita butuh media muda yang idealis. Wartawan generasi baru harus diberdayakan, bukan dibiarkan berjalan sendiri. Di situlah peran PWI untuk hadir, membimbing, dan tumbuh bersama,” tambahnya.
Tak hanya soal pembinaan, Ihsan menegaskan pentingnya membangun tata kelola organisasi yang sehat, transparan, dan akuntabel. Ia membuka pintu selebar-lebarnya untuk kritik dan saran dari seluruh insan pers.
Visi Ihsan Mahfudz adalah ajakan moral kepada seluruh insan pers di Indramayu: untuk kembali meneguhkan jati diri profesi, memperkuat solidaritas, dan bergerak maju dalam satu barisan. Di tengah tantangan zaman yang kompleks, PWI diharapkan hadir bukan hanya sebagai simbol, tapi sebagai rumah bersama yang benar-benar hidup, relevan, dan membanggakan.

























