Home / Indramayu

Rabu, 12 Februari 2025 - 01:39 WIB

Polisi Imbau Petani di Indramayu Hentikan Penggunaan Jebakan Tikus Beraliran Listrik

Polisi larang petani di Indramayu pakai jebakan tikus berlistrik

Polisi larang petani di Indramayu pakai jebakan tikus berlistrik

Suaradermayu.com – Aparat Polsek Pasekan mengimbau petani di Indramayu untuk tidak lagi menggunakan jebakan tikus beraliran listrik di sawah. Langkah ini diambil setelah adanya korban jiwa akibat penggunaan jebakan listrik yang berbahaya.

Sebagai upaya pencegahan, pihak kepolisian memasang spanduk larangan penggunaan jebakan listrik di beberapa titik strategis, seperti di Blok Langgen dan Blok Bondol Utara, Desa Brondong, Kecamatan Pasekan. Pemasangan ini dilakukan bersama Dinas Pertanian dan instansi terkait lainnya guna meningkatkan kesadaran petani terhadap risiko yang ditimbulkan.

Baca juga  Wisnu (9), Bocah Tenggelam di Pantai Dadap Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, menegaskan bahwa penggunaan jebakan listrik tidak hanya berbahaya bagi tikus, tetapi juga dapat mengancam nyawa manusia.

“Kami terus menggalakkan upaya pencegahan bahaya setrum listrik di area persawahan. Jebakan listrik memang efektif mengusir hama tikus, tetapi risikonya sangat besar hingga dapat merenggut nyawa,” ujar Iptu Edi Mulyana, Selasa (11/2/2025).

Baca juga  Diperiksa 43 Pertanyaan oleh Kemendagri, Ini Pengakuan Mengejutkan Lucky Hakim

Selain pemasangan spanduk, Dinas Pertanian juga memberikan edukasi kepada petani tentang alternatif pengendalian hama yang lebih aman, seperti perangkap tikus mekanis dan metode alami lainnya.

Lebih lanjut, Edi Mulyana mengingatkan bahwa pemasangan jebakan listrik tidak hanya membahayakan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum bagi pelaku yang memasangnya.

Baca juga  Pengacara Asal Indramayu, Toni RM, Cetak Prestasi Cemerlang di Dunia Hukum

“Diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan dan mencari solusi alternatif yang lebih aman dalam bertani,” tambahnya.

Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian, TNI, dan Dinas Pertanian, diharapkan kasus kecelakaan akibat jebakan listrik di persawahan bisa diminimalkan, sehingga aktivitas pertanian tetap berjalan dengan aman dan produktif.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kepulangan Haru Robiin ke Indramayu, Rayakan dengan Ritual Unik “Buang Sial”

Indramayu

Diduga Prustasi, Kakek di Indramayu Nekat Gantung Diri

Indramayu

SMSI Indramayu Gelar Rapat Kerja Tahunan di Jakarta, Kawal Visi Indramayu Reang

Indramayu

Tangkal Radikalisme, LTM-NU Indramayu Gelar Pelatihan Manajemen Masjid

Indramayu

Ratusan Pekerja Asal Indramayu Terlantar Tak Digaji di Sulawesi Tengah

Indramayu

Indramayu Terapkan Lima Hari Sekolah untuk SMP Mulai 14 Juli 2025, Ini Aturan Lengkapnya

Indramayu

Banjir Rob di Indramayu Mulai Surut, BPBD Salurkan Bantuan untuk Warga

Indramayu

Tersangka Dugaan Korupsi PKBM Disdik Indramayu Segera Diumumkan Kejari