Suaradermayu.com – Pemilihan Kuwu (Pilwu) Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu, yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2025, semakin menarik perhatian publik. Salah satu sosok muda yang muncul dengan semangat baru adalah Juhaedi, S.H, seorang pemuda dengan latar belakang pendidikan hukum yang dikenal sederhana, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.
Dengan tagline “Dari Pemuda untuk Membangun Desa”, Juhaedi hadir membawa visi perubahan yang segar dan progresif. Ia meyakini bahwa kepemimpinan desa bukan sekadar jabatan, melainkan pengabdian tulus untuk melayani masyarakat.
“Bagi saya, pemimpin harus hadir untuk rakyat, bukan sebaliknya. Desa Singaraja membutuhkan sentuhan kepemimpinan yang mampu merangkul semua kalangan, dari pemuda, orang tua, petani, nelayan, hingga pelaku usaha kecil. Itulah semangat saya maju dalam Pilwu ini,” tegas Juhaedi.
Visi RAMAH: Religius, Amanah, Maju, Aman, dan Harmonis
Dalam visinya, Juhaedi menawarkan konsep RAMAH yang menjadi pondasi arah pembangunan Desa Singaraja lima tahun ke depan. RAMAH berarti:
Religius: menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Amanah: mengelola amanah rakyat dengan jujur, transparan, dan bertanggung jawab.
Maju: mendorong pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan pendidikan agar Singaraja setara dengan desa-desa lain yang lebih maju.
Aman: menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Harmonis: membangun persatuan serta menguatkan gotong royong lintas generasi.
“Desa yang ramah adalah desa yang siap menyambut masa depan tanpa kehilangan jati dirinya. Religius, aman, dan penuh harmoni adalah ruh yang ingin saya hadirkan di Singaraja,” tambahnya.
Pemuda Sebagai Pilar Utama Pembangunan Desa
Sebagai seorang anak muda, Juhaedi menegaskan bahwa pemuda bukan hanya pewaris, melainkan motor penggerak pembangunan desa. Dengan energi, kreativitas, dan keberanian, pemuda memiliki peran strategis dalam membawa perubahan nyata.
“Pemuda harus diberi ruang untuk berkontribusi. Desa Singaraja tidak boleh tertinggal. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin pemuda mampu menggerakkan Singaraja menuju desa modern, tanpa meninggalkan tradisi dan kearifan lokal,” ujarnya.
Program Prioritas Juhaedi: Ekonomi, Pendidikan, dan Digitalisasi Desa
Juhaedi merumuskan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan jika terpilih dalam Pilwu Singaraja 2025, di antaranya:
1. Penguatan UMKM desa agar ekonomi kerakyatan tumbuh dan mandiri.
2. Pemberdayaan petani dan nelayan sebagai tulang punggung perekonomian desa.
3. Peningkatan pendidikan generasi muda, termasuk beasiswa dan pelatihan keterampilan.
4. Dukungan terhadap peran perempuan dalam pembangunan dan ekonomi keluarga.
5. Digitalisasi pelayanan publik, supaya administrasi desa lebih cepat, transparan, dan efisien.
“Pembangunan desa tidak boleh berhenti di jalan dan gedung. Lebih dari itu, desa harus hadir dalam memajukan ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik yang modern,” jelasnya.
Menuju Pilwu 10 Desember 2025
Pilwu Singaraja 2025 menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan. Kehadiran Juhaedi sebagai calon pemimpin muda diharapkan membawa warna baru dalam kontestasi politik desa.
Dengan visi RAMAH dan program prioritas yang konkret, Juhaedi menegaskan kesiapannya untuk mengabdi kepada masyarakat Desa Singaraja.
“Saya memohon doa restu seluruh masyarakat Singaraja. Bersama-sama, mari kita bangun desa agar lebih maju, aman, dan harmonis. Dari pemuda, untuk membangun desa,” pungkasnya.

























