Suaradermayu.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei bukan hanya mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga menjadi panggilan untuk membangun masa depan yang lebih cerah. Di Kabupaten Indramayu, semangat kebangkitan itu diterjemahkan ke dalam upaya nyata mewujudkan visi besar: Indramayu Reang—Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
Baca Juga : RPJMD Indramayu 2025–2029 Disepakati, Ini Janji dan Fokus Pembangunan Lucky Hakim
Indramayu kini tidak lagi berada di pinggiran pembangunan. Kabupaten ini telah menjadi bagian integral dari kawasan strategis Rebana Metropolitan (Cirebon–Patimban–Kertajati)—poros baru pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Perpaduan antara potensi wilayah, akses infrastruktur, dan arah kebijakan daerah menjadikan Indramayu sebagai salah satu daerah dengan prospek industri paling menjanjikan.
Arah Baru Indramayu di Tengah Kawasan Rebana
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam pernyataan resminya pada Senin (20/5/2025), menegaskan bahwa momen Hari Kebangkitan Nasional harus dijadikan momentum memperkuat arah pembangunan daerah.
“Indramayu sangat terbuka dan ramah terhadap investasi. Kami jamin keamanan, kemudahan perizinan, dan dukungan penuh bagi investor sebagai bukti keseriusan kami dalam membangun ekonomi kerakyatan dan industri daerah,” ujar Lucky.
Indramayu berada di simpul strategis antara Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, dan kawasan industri Losarang–Balongan–Krangkeng. Hal ini menjadikan kabupaten tersebut sebagai magnet baru investasi dan pusat logistik masa depan.
Baca Juga : Iklim Investasi Indramayu Kian Ramah dan Aman
Generasi Muda Jadi Motor Inovasi
Tak hanya soal infrastruktur, Bupati Lucky juga mengajak seluruh generasi muda Indramayu untuk menjadi pelaku utama dalam proses transformasi daerah. Ia mendorong agar pemuda tak hanya jadi penonton, tapi ikut ambil bagian melalui ekonomi digital, industri kreatif, dan kewirausahaan berbasis teknologi.
“Kebangkitan daerah hanya akan berhasil jika ditopang inovasi anak-anak muda. Mereka yang punya ide, semangat, dan keberanian menghadapi perubahan,” tegasnya.
Pembangunan Berbasis Religi dan Karakter
Di tengah percepatan pembangunan, Pemkab Indramayu tetap menempatkan nilai religius dan karakter spiritual sebagai fondasi utama. Program dakwah, pembinaan akhlak, dan penguatan pendidikan agama terus digencarkan agar pembangunan fisik selaras dengan pembangunan mental masyarakat.
UMKM & Ekonomi Kerakyatan Jadi Tulang Punggung
Dalam rangka menciptakan ekonomi yang adil dan inklusif, sektor UMKM lokal kini diarahkan untuk masuk dalam rantai pasok industri kawasan Rebana. Pemerintah daerah aktif memfasilitasi pelatihan, akses pembiayaan, serta kemitraan antara pelaku usaha lokal dan korporasi besar.
Baca Juga : Indramayu Tempat Ramah bagi Investor, Pabrik Sepatu PT. SBL Resmi Berdiri di Krangkeng
Wilayah seperti Losarang, Balongan, dan Krangkeng disiapkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang terintegrasi dengan kawasan industri.
Keamanan, Kenyamanan, dan Akses Merata
Pemerintah juga memperkuat layanan publik, pengawasan lingkungan, pemerataan akses pendidikan, dan fasilitas kesehatan. Ini menjadi bagian dari upaya meminimalkan dampak negatif urbanisasi dan industrialisasi yang cepat.
Gotong Royong Sebagai Kekuatan Sosial
Nilai gotong royong, yang telah lama mengakar di masyarakat Indramayu, kembali ditegaskan sebagai modal sosial dalam pembangunan. Semua pihak—pemerintah, swasta, dan masyarakat—didorong untuk terlibat aktif membangun daerah secara kolaboratif.
Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Gandeng Kapolres dan Kapolda Demi Amankan Investasi di Indramayu
Hari Kebangkitan Nasional di Indramayu bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen kolektif untuk menata ulang arah pembangunan dengan visi yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Dengan visi “Indramayu Reang” sebagai kompas pembangunan, Kabupaten Indramayu semakin siap bertransformasi menjadi kota industri, religius, dan manusiawi, yang tak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkarakter.

























