Home / Indramayu / Kriminalitas

Senin, 2 Juni 2025 - 05:54 WIB

Makelar Proyek Diduga Seret Oknum DPC PDIP Indramayu

Kantor Polres Indramayu

Kantor Polres Indramayu

Suaradermayu.com – Kasus dugaan penipuan proyek kembali mencuat di Kabupaten Indramayu. Seorang makelar bernama Erpandi alias Bayu, warga Desa Tugu Lor, Kecamatan Sliyeg, kini menjalani proses hukum di Polres Indramayu setelah dilaporkan oleh warga bernama Rohmat. Erpandi dituding melakukan penipuan dan penggelapan dana senilai Rp60 juta yang dijanjikan untuk meloloskan proyek pemerintah.

Baca Juga : Tipu Ratusan Juta, Eks Caleg PDIP Indramayu Dilaporkan ke Polisi

Yang mengejutkan, dalam proses mediasi, Erpandi mengaku bahwa sebagian dana telah disetorkan kepada seorang oknum pengurus DPC PDIP Indramayu untuk memuluskan proyek.

Baca juga  PKSPD Tegaskan Helmi Hakim Bukan Debitur Bermasalah di BPR Karya Remaja Indramayu

“Saat pelaku mengajak korban menyelesaikan secara kekeluargaan, dia mengaku bahwa Rp25 juta diserahkan kepada oknum pengurus DPC PDIP Indramayu. Katanya untuk dapat proyek dari Pemkab Indramayu,” jelas Pahmi Alamsah, Ketua LBH Ghazanfar yang mendampingi pelapor.

Suaradermayu.com mencoba mengkonfirmasi pengakuan ini kepada oknum yang disebut. Ia membenarkan menerima uang tersebut namun mengklaim sudah mengembalikannya kepada Erpandi. Namun, hingga kini pelapor belum menerima kembali dana yang dijanjikan.

Baca Juga : Proyek Jalan Aspal Diduga Dikorupsi di Desa Panyingkiran Kidul Indramayu

“Bayu sejak 2023 sudah beberapa kali janji mengembalikan uang, tapi tidak pernah ditepati sampai sekarang. Bahkan penyidik sudah fasilitasi mediasi, tapi gagal. Maka proses hukum terus berjalan,” tegas Pahmi.

Baca juga  Dirut CV Karya Abadi Sejahtera Buka Suara Soal Dugaan Komisaris Gelapkan Dana Rp1,5 Miliar

Pihak penyidik Polres Indramayu menyatakan bahwa perkara ini akan segera digelar dalam forum gelar perkara untuk menentukan status hukum terlapor. “Kita akan gelar perkara. Tinggal tunggu jadwal,” ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi keterlibatan nama partai, Ketua DPC PDIP Indramayu, Sirojudin, mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut.

Baca juga  Polres Indramayu Razia Tempat Karaoke Jelang Natal dan Tahun Baru

“Waduh, saya baru tahu masalah ini, Mas. Memangnya pengurus PDIP-nya siapa?” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. Namun setelah identitas oknum disebut, Sirojudin tidak lagi merespons pesan.

Baca Juga : Makelar Proyek Diduga Seret Oknum DPC PDIP Indramayu

Kasus ini menyoroti tidak hanya aspek dugaan penipuan oleh pelaku individu, tetapi juga membuka potensi penyalahgunaan jabatan oleh kader partai politik dalam konteks perburuan proyek pemerintah. Masyarakat pun berharap agar penegakan hukum berjalan transparan tanpa pandang bulu.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Jadi Saksi “Sapu Jagat” di Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: CCTV & HP Bumerang Mematikan Bagi Jaksa

Indramayu

Bupati Lucky Hakim: Eksploitasi Ular, Burung Hantu, dan Biawak Sebabkan Tikus Sawah Merajalela

Indramayu

Dua Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Sempat Kabur ke Jawa Tengah, Kini Ditangkap Polisi

Indramayu

Patung Soekarno Viral Ditutup Kain Putih, Bupati Lucky Hakim: Karena Rusak, Akan Kami Perbaiki Secara Utuh

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Tim Transisi Mendapat Penolakan dari Bupati Aktif

Indramayu

Refleksi Hari Jadi ke-498: Ihsan Mahfudz Ajak Indramayu Jadi Daerah yang Benar-Benar “Reang”

Indramayu

Mensos Gus Ipul Resmikan 93 Rumah Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu untuk Korban Banjir Rob

Indramayu

Paslon Lucky dan Syaefudin Pemenang Debat Publik