Home / Daerah / Indramayu / Peristiwa / Terpopuler

Jumat, 19 Desember 2025 - 09:09 WIB

Dedi Mulyadi Siapkan Rp 10 Juta untuk Relokasi Warga Eretan, Tangani Banjir Rob Puluhan Tahun

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Bupati Lucky Hakim mengunjungi dan berdialog dengan korban banjir rob di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/2025)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Bupati Lucky Hakim mengunjungi dan berdialog dengan korban banjir rob di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/2025)

Suaradermayu.com – Warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, kini bisa bernapas lega. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyiapkan bantuan relokasi sebesar Rp 10 juta per kepala keluarga untuk warga yang tinggal di bantaran sungai, yang terancam banjir rob setiap tahun.

Baca Juga : Ketika Dedi Mulyadi Beri Solusi Banjir Rob Eretan: Instruksi Khusus untuk Bupati Lucky

Langkah ini merupakan bagian dari rencana normalisasi sungai yang akan dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Sungai sebentar lagi akan dinormalisasi. Sekarang warga diberikan uang untuk pindah sementara, nilainya Rp 10 juta per kepala keluarga,” ujar Dedi saat berdialog dengan warga di Kantor Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/2025).

Baca juga  Banjir Kepung Permukiman, Warga Indramayu Ramai-ramai Mengungsi

Banjir rob telah menjadi masalah kronis di Eretan Wetan. Tidak hanya air laut yang menggenang, tetapi juga luapan sungai yang membahayakan rumah-rumah di bantaran. Pemerintah pusat pun telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan tembok laut dan tanggul sungai, namun sebagian rumah yang berdiri di bantaran menjadi kendala utama.

Baca Juga : Rakyat Terendam Rob, Lucky Hakim Sibuk Shooting — Suara Luka dari Pesisir Eretan Wetan

“Relokasi warga adalah langkah pertama sebelum tanggul dibangun,” tegas Dedi. Bantuan Rp 10 juta diberikan khusus untuk kebutuhan sementara, seperti biaya sewa rumah hingga lokasi baru siap dihuni.

Baca juga  Kios Pupuk di Balongan Terancam Dicabut Izinnya, Diduga Jual di Atas HET: Kementan dan Pupuk Indonesia Bergerak Cepat

Selain itu, Gubernur meminta Bupati Indramayu segera menyiapkan lahan untuk membangun kampung nelayan baru, sebagai pengganti rumah yang dibongkar. Pemprov Jawa Barat juga akan terlibat dalam pembangunan rumah-rumah tersebut. “Biar sungainya lancar, rakyatnya tenang. Nanti kami bangun kampung nelayan yang bersih dan aman,” ujarnya.

Baca juga  Ketua NU KH Ubaedillah Potong Langsung Hewan Kurban di Griya Aswaja

Dedi mengingatkan warga agar memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan relokasi. “Uang ini untuk pindah sementara. Kalau tinggal di rumah anak atau saudara agar tidak kebanjiran, uang Rp 10 juta bisa digunakan untuk persiapan membangun rumah di lokasi baru,” jelasnya.

Baca Juga : DPR Setujui Anggaran Rp460 Miliar, Warga Eretan Indramayu Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Dengan langkah ini, pemerintah berharap warga Eretan Wetan bisa terlindungi dari banjir rob yang puluhan tahun mengancam, sekaligus mendapatkan hunian yang aman dan layak. (Mashadi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Audit Dana Desa Indramayu Bongkar Banyak Kejanggalan

Indramayu

Kios Pupuk di Balongan Terancam Dicabut Izinnya, Diduga Jual di Atas HET: Kementan dan Pupuk Indonesia Bergerak Cepat

Terpopuler

Kenapa Rekening 3 Bulan Nganggur Diblokir? Ini Kata PPATK

Indramayu

Mengejutkan! Pemkab Indramayu Wajibkan ASN Jadi Orang Tua Asuh Lansia, Ini Alasannya

Terpopuler

Bupati Indramayu Sebut Pelantikan Kepala Daerah 6 Februari 2025 Langgar Putusan MK

Ekonomi

LBH Ghazanfar Nilai Permintaan Maaf Bupati Lucky Hakim ke Pelanggan Tutupi Bobroknya Manajemen PDAM

Terpopuler

Bupati Lucky Hakim Tegas Tolak Uang Koin Ganti Kerusakan Imbas Aksi Demo KOMPI

Ekonomi

Bupati Lucky Hakim Raih TOP Pembina BUMD 2026, LBH Ghazanfar: Prestasi atau Ilusi?