Suaradermayu.com – Seorang pria lanjut usia berinisial AR (75), warga Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya dengan kondisi jasad membusuk pada Sabtu malam (28/12/2024) sekitar pukul 19.00 WIB. AR yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijit dan juru parkir di sebuah warung makan diketahui tinggal seorang diri.
Penemuan jasad tersebut bermula saat anak dan cucunya, War (54) dan JP (18), warga Desa Tegalurung, Kecamatan Legon Kulon, Kabupaten Subang, mengunjungi rumah AR. Setibanya di lokasi, mereka mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci. Curiga dengan kondisi tersebut, keduanya mengintip melalui ventilasi dan mencium bau menyengat.
“Ketika pintu samping rumah kami dobrak, AR ditemukan sudah tidak bernyawa di atas kasur dengan kondisi tubuh sebagian membusuk,” ungkap War kepada polisi.
Kapolsek Sukra, Ipda Nanang Dasuki, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, AR diperkirakan sudah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan.
“Korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan pernah mengalami stroke. Dari hasil pemeriksaan medis dan Unit Inafis Polres Indramayu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terang Ipda Nanang.
Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan memilih langsung membawa jenazah ke Wonogiri untuk dimakamkan. Warga sekitar mengungkapkan bahwa AR sudah tidak terlihat keluar rumah selama empat hari terakhir.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian kepada lansia yang tinggal sendirian agar tragedi serupa dapat dihindari.

























