Home / Indramayu

Rabu, 18 Juni 2025 - 23:06 WIB

Ketua IWO: Pengosongan Graha Pers Indramayu Adalah Hak Pemkab

Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Indramayu dukung pengosongan Graha Pers Indramayu

Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Indramayu dukung pengosongan Graha Pers Indramayu

Suaradermayu.com – Pengosongan Graha Pers Indramayu (GPI) menuai berbagai reaksi dari kalangan pers lokal di Kabupaten Indramayu. Namun, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Indramayu, Ali Ma’nawi, menegaskan bahwa langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu adalah hal yang sah dan menjadi hak penuh pemerintah daerah. Pengosongan Graha Pers Indramayu Dinilai Sah oleh Ketua IWO

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ali Ma’nawi, atau yang akrab disapa Almak, seusai menghadiri rapat pengurus IWO pada Rabu, 18 Juni 2025. Rapat tersebut digelar di tengah mencuatnya diskursus publik seputar kebijakan penertiban Graha Pers Indramayu.

“Pengosongan gedung GPI itu adalah hak Pemkab Indramayu,” kata Almak kepada Suaradermayu.com, Rabu (18/5/2025)

Almak menjelaskan bahwa sejak awal, pengelolaan GPI merupakan hasil musyawarah bersama yang dilaksanakan pada tahun 2022. Dalam kesepakatan tersebut, Forum Komunikasi Jurnalis Indramayu (FKJI) ditunjuk sebagai pengelola utama.

Baca juga  BMKG: Musim Hujan 2025 Berlangsung hingga Maret, Waspadai Cuaca Ekstrem

Tugas pengelolaan dijalankan oleh tiga struktur inti FKJI, yaitu ketua, sekretaris, dan bendahara. Namun menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2025, seluruh unsur pimpinan tersebut mengundurkan diri dari posisinya.

“Pengelola GPI yang telah disepakati itu mengundurkan diri kemarin, sebelum Lebaran,” jelas Almak.

Kondisi kekosongan tersebut, lanjutnya, menyebabkan tidak adanya legal standing secara administratif, karena tidak ada lagi pihak yang sah mewakili organisasi dalam mengelola fasilitas milik pemerintah daerah.

“Legal standing dari pengurus pengelola GPI itu sudah kosong. Maka, harus diambil alih oleh Pemda,” tegasnya.

“Jadi sekarang mau dikosongkan itu haknya Pemda, jadi wajar,” tambahnya.

Baca juga  Respons Cepat Kejari Indramayu Tanggapi Dugaan Raibnya Aset Pemda, LBH Ghazanfar: Luar Biasa

Meski mendukung pengosongan gedung, Almak berharap agar langkah ini tidak hanya menjadi sebatas penertiban, tetapi dilanjutkan dengan penataan ulang fasilitas bagi organisasi profesi wartawan di Kabupaten Indramayu.

“Semoga dengan kebijakan ini, akan ada kebijakan baru yang memberi fasilitas lebih baik kepada organisasi profesi,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Indramayu melalui Surat Nomor 00.2.5/1700/BKAD tertanggal 16 Juni 2025 telah mengeluarkan perintah agar GPI yang terletak di Jalan MT Haryono, Sindang, segera dikosongkan.

Surat tersebut menyebutkan bahwa gedung perlu dikosongkan untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan aset daerah, termasuk dalam mendukung pelaksanaan program-program pemerintahan.

“Dimohon saudara segera mengosongkan tempat termasuk properti dan kepemilikan barang di dalamnya paling lambat tanggal 23 Juni 2025,” demikian kutipan isi surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah, Aef Surahman.

Baca juga  Warga Eretan Wetan Indramayu Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Desak Solusi Permanen Banjir Rob

Namun, kebijakan ini tidak diterima secara bulat oleh semua elemen pers. Beberapa pihak menyayangkan minimnya dialog terbuka sebelum keputusan pengosongan diberlakukan. Ada pula yang menyebut bahwa proses penarikan gedung dilakukan terlalu terburu-buru.

Meski demikian, pandangan IWO Indramayu yang diwakili oleh ketuanya memberikan sudut pandang berbeda. Pengosongan dianggap sebagai langkah administratif yang diperlukan dan memiliki landasan hukum, terutama setelah tidak adanya kepengurusan sah dari FKJI.

Polemik Pengosongan Graha Pers Indramayu menjadi cermin bahwa pengelolaan fasilitas publik oleh komunitas pers perlu dilakukan secara transparan dan terstruktur. Dukungan dari IWO Indramayu menandai bahwa tindakan Pemkab bukan tanpa dasar, namun harus diikuti dengan evaluasi tata kelola dan pemberdayaan organisasi wartawan secara kolektif dan adil.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Istri di Indramayu Laporkan Suami ke Polisi atas Dugaan KDRT, Alami Luka Cakar dan Pukulan di Kepala

Indramayu

SMSI Support Sekretariat Baru IWO Indramayu, Semarakkan HUT RI ke-80 dan HUT IWO ke-13

Indramayu

Kirab Tunggul dan Pataka Meriahkan Hari Jadi Indramayu ke-495, Lucky Hakim Absen dari Arak-Arakan

Indramayu

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Putri Apriyani Ditunda, Keluarga dan Toni RM Kecewa, Desak Polisi Terapkan Pasal 430 KUHP

Indramayu

Dirut PDAM Hadiri Debat Pilkada Indramayu, Ady Setiawan : Sedang Cuti

Indramayu

Di Desa Puntang, Rumah Nenek Masih Nyaris Roboh — Pemerintah Datang Tapi Tak Melihat

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Gaspol Perbaiki IPM Indramayu yang Tertinggal di Jawa Barat

Indramayu

Pemkab Indramayu Perbaiki 74 Titik Jalan Rusak, Siapkan Kelancaran Arus Mudik 2025