Home / Indramayu

Sabtu, 1 November 2025 - 15:31 WIB

Nelayan Indramayu Kini Punya “Payung Laut”: Pemkab Tanggung Asuransi Ribuan Warga Pesisir

2500 nelayan di Indramayu peroleh perlindungan asuransi

2500 nelayan di Indramayu peroleh perlindungan asuransi

Suaradermayu.com –  Ombak besar, angin tiba-tiba berubah arah, dan langit yang cepat gelap—itulah risiko yang setiap hari dihadapi nelayan kecil di pesisir Indramayu.

Di tengah ketidakpastian laut, kini mereka punya sedikit rasa tenang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu memberikan perlindungan asuransi bagi 2.500 nelayan kecil, dengan premi sepenuhnya ditanggung oleh daerah.

Langkah ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan bentuk nyata dari kehadiran pemerintah di tengah kehidupan masyarakat pesisir.

“Ini bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu kepada nelayan agar mereka terlindungi dan lebih tenang bekerja. Dengan begitu, kesejahteraan nelayan akan terus meningkat,” ujar Bupati Indramayu Lucky Hakim, Jumat (31/10/2025).

Baca juga  Bupati Indramayu Lepas Ribuan Ular Sahabat Tani untuk Basmi Hama Tikus, Petani Sambut Gembira

Rasa Aman di Tengah Gelombang

Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla), Pemkab Indramayu mengalokasikan anggaran Rp504 juta untuk membayar premi asuransi tersebut.

Setiap nelayan mendapatkan jaminan dengan nilai premi Rp16.800 per bulan atau Rp201.600 per tahun. Perlindungan itu mencakup risiko kecelakaan kerja di laut maupun di darat, serta santunan bagi ahli waris jika nelayan meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Kepala Diskanla Indramayu, Edi Umaedi, menyebut kebijakan ini sebagai bentuk investasi sosial bagi ketahanan ekonomi pesisir.

Baca juga  Di Desa Puntang, Rumah Nenek Masih Nyaris Roboh — Pemerintah Datang Tapi Tak Melihat

“Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi sosial untuk keberlangsungan ekonomi pesisir. Kami ingin memastikan setiap nelayan memiliki jaminan perlindungan yang layak ketika mereka bekerja,” tegasnya.

Cerita dari Kandanghaur: Tenang di Tengah Ombak

Bagi nelayan seperti Jauhari, warga Kecamatan Kandanghaur, asuransi bukan hanya soal angka atau nominal.
“Setiap kali melaut, kami berhadapan dengan ombak dan cuaca yang tidak bisa ditebak.

Dengan adanya asuransi ini, hati jadi lebih tenang. Kalau terjadi sesuatu, keluarga kami tidak dibiarkan tanpa perlindungan,” katanya, sambil menata jaring di perahunya yang sederhana.

Baca juga  Proyek Tol Indramayu–Kertajati Dipercepat, Bupati Lucky : Dorong Ekonomi Rakyat & Dukung Layanan Haji

Perlindungan yang Menghargai Kerja Keras

Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa program ini bukan hanya tentang kompensasi jika terjadi musibah, tetapi juga penghargaan terhadap kerja keras nelayan—salah satu tulang punggung ekonomi Indramayu.

“Perlindungan ini bentuk penghargaan bagi mereka yang setiap hari menghidupi banyak keluarga lewat hasil laut,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Indramayu berharap tak ada lagi nelayan kecil yang harus menghadapi kerasnya laut tanpa jaminan sosial.

Laut mungkin tetap bergelombang, tapi kini para nelayan punya “payung” perlindungan yang bisa membuat mereka melaut dengan lebih tenang. (Waryadi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polres Indramayu Buru Pemilik Jutaan Petasan yang Dimusnahkan

Indramayu

Ratusan Massa Desak DPRD Indramayu Gunakan Hak Angket, Tuntut Bupati Pulang ke Jakarta

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Sahkan Perbup Pesantren di Hari Santri dan Sumpah Pemuda

Indramayu

Baru 2 Bulan Menjabat, Bupati Lucky Hakim Sudah Berhentikan Kuwu! Ada Apa dengan Kedokan Agung?

Indramayu

Indramayu Diganjar Penghargaan Nasional, PWI Pusat: Ini Contoh Nyata Ketahanan Pangan Era Prabowo!

Indramayu

Ini Sosok Dibalik Tangkap Tangan Miras Senilai Rp 500 Juta Saat Ramadan di Indramayu: Berakhir Dilepas

Sorotan

LBH Ghazanfar: RSUD Indramayu Bermain-main dengan Nyawa Pasien Miskin BPJS PBI

Indramayu

Pasangan Lucky Hakim dan Syaefudin Resmi Daftar Pilkada Indramayu 2024