Suaradermayu.com – Aksi sekelompok remaja yang diduga geng motor meresahkan warga Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (15/2/2026) dini hari. Konvoi sepeda motor sambil membawa senjata tajam dan menyalakan petasan membuat suasana kampung mencekam.
Baca Juga : Empat Anggota Geng Motor Bersenjata Diamankan Polisi di Waduk Bojongsari Indramayu
Mencekam! Geng Motor Bersajam Serang Mobil Warga di Indramayu
Peristiwa bermula saat patroli rutin Polsek Kandanghaur melintas sekitar pukul 03.00 WIB dan berpapasan dengan rombongan remaja yang melakukan konvoi di jalan permukiman.
Kapolsek Kandanghaur AKP Joni menjelaskan bahwa petugas mendapati para remaja membawa senjata tajam saat berkonvoi. Ia menyebut, rombongan tersebut juga menimbulkan keresahan warga karena menutup akses jalan di kawasan Gang Bongas, Blok Sasak Kuning.
“Petugas yang patroli berpapasan dengan rombongan remaja konvoi sepeda motor sambil membawa senjata tajam dan menyalakan petasan,” ujar AKP Joni, Senin (16/2/2026).
Kehadiran polisi membuat para remaja panik. Mereka langsung membuang senjata tajam ke jalan dan meninggalkan sepeda motor yang digunakan sebelum melarikan diri ke gang-gang permukiman warga.
Petugas bersama warga Desa Curug dan Parean Girang sempat melakukan pengejaran dan penyisiran di area sekitar. Namun para pelaku berhasil kabur dan jejaknya hilang.
“Petugas dibantu warga sudah melakukan pengejaran dan penyisiran ke gang permukiman, namun para pelaku berhasil melarikan diri,” kata Joni.
Baca Juga : Polisi Tangkap Dua Remaja Geng Motor di Indramayu, Bawa Senjata Tajam
Dari hasil penyisiran, polisi mengamankan tujuh bilah senjata tajam berbagai jenis, termasuk celurit dan parang, serta lima unit sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi kejadian.
AKP Joni memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut dan situasi telah kembali kondusif. Ia juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi geng motor maupun tawuran.
Baca Juga : Kasus Pelajar Singaraja Tewas di Bunderan Kijang Indramayu, Polisi Pastikan Tak Ada Keterlibatan Geng Motor
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan agar tetap aman dan kondusif. (Mashadi)


























