Home / Indramayu

Jumat, 16 September 2022 - 14:15 WIB

Eks TKW di Indramayu Dapat Pelatihan Wirausaha, Dorong Perempuan Lebih Mandiri dan Sejahtera

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan perempuan, khususnya para mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW). Hal itu diwujudkan melalui program pelatihan wirausaha yang diikuti oleh 20 orang eks TKW, bertempat di Kantor Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokanbunder, Jumat (16/9/2022).

Pelatihan ini difokuskan pada keterampilan membuat kue kering jenis cheese stick, manajemen keuangan usaha rumahan, hingga strategi pemasaran produk agar dapat bersaing di pasaran.

Baca juga  Sponsor Jual TKW Asal Indramayu (Rokaya) ke Irak Diamankan Polisi

“Selain mendapat teori, para peserta juga langsung praktik membuat cheese stick agar bisa langsung diterapkan di rumah masing-masing,” ungkap Ato Susanto, Staf Khusus Bupati Indramayu Bidang UMKM kepada Suaradermayu.com.

Ato menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Indramayu, Nina Agustina, dalam memberdayakan perempuan agar tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga memiliki martabat di tengah masyarakat.

Baca juga  Memasuki 2026, Haji Suwarjo Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Iklim Investasi Sehat di Indramayu

“Ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap perempuan eks PMI agar mereka punya bekal keterampilan untuk mandiri dan sejahtera,” jelasnya.

Senada dengan itu, Camat Kedokanbunder Atang Suwandi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Pemkab Indramayu, yakni Perempuan Berdikari (Pe-Ri).

“Pelatihan ini termasuk dalam program Pe-Ri, yang bertujuan mencetak perempuan tangguh, produktif, dan bermartabat. Kami ingin mereka yang pernah bekerja di luar negeri memiliki pilihan usaha produktif setelah pulang ke kampung halaman,” jelas Atang.

Baca juga  PDIP Indramayu Bongkar Hengkangnya Nina Agustina: Tercium Sejak Kalah Pilkada 2024

Dirinya berharap, kegiatan ini tidak berhenti di pelatihan semata. Ia mendorong peserta terus mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha nyata yang mampu menopang ekonomi keluarga.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka berharap pemerintah terus mendampingi dan memfasilitasi pengembangan produk mereka ke depan.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Uji Lab CCTV Kasus Pembunuhan di Paoman Indramayu Hanya 3 Menit 59 Detik, LBH Ghazanfar: Dipotong-potong Seperti Kue Lapis

Indramayu

Rela Tidur di Sofa Kantor, Bupati Lucky Hakim Korbankan Fasilitas Demi Perbaikan Jalan Indramayu

Indramayu

Yayasan Griya Aswaja Indramayu Akan Gelar Hari Santri Nasional 2025, Kobarkan Semangat Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Indramayu

Disnaker Indramayu Gelar Pelatihan Project Based Learning, Cetak Talenta Muda Digital Marketing dan Konten Kreatif

Indramayu

Petasan Meledak di Sindang Indramayu, Ibu dan Anak Jadi Korban

Indramayu

Pemprov Jabar Luncurkan Aplikasi “Nyari Gawe”, Buka Akses Kerja Digital bagi Warga Indramayu

Indramayu

Polres Indramayu Temukan Ketidaksesuaian Takaran Minyakita di Pasaran

Indramayu

Cerita Lissa, Remaja Penderita Gizi Buruk di Indramayu, Kini Peroleh Penanganan Medis dari Pemerintah