Home / Indramayu

Jumat, 11 April 2025 - 22:14 WIB

Mengejutkan! Pemkab Indramayu Wajibkan ASN Jadi Orang Tua Asuh Lansia, Ini Alasannya

Oplus_131072

Oplus_131072

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu membuat gebrakan luar biasa dengan meluncurkan program “REANG EMAN NING SEMA” pada Jumat (11/4/2025). Program ini menjadi wujud nyata implementasi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, “Jabar Nyaah Ka Indung”. Acara peluncuran berlangsung meriah di Aula Ki Tinggil, Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap perempuan dan lansia. Hadir pula dalam acara ini Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Indramayu, para camat, serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Indramayu.

Baca juga  Skema “Proyek Keluarga” Terbongkar! KPK Ungkap Dugaan Korupsi Bupati Pekalongan, Dana Kontrak Tembus Rp46 Miliar

“REANG EMAN NING SEMA” yang dalam bahasa Indramayu berarti menyayangi dan menjaga ibu, mengusung semangat kearifan lokal untuk mendukung kesejahteraan perempuan, terutama ibu dan lansia. Program ini mencakup sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial sebagai pilar utama.

“Ini bukan hanya program pemerintah, tapi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap orang tua dan lansia,” ujar Syaefudin dalam sambutannya.

Yang paling mencuri perhatian, program ini mewajibkan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indramayu untuk menjadi pendamping atau orang tua asuh minimal satu lansia di lingkungan tempat tinggalnya. Tak hanya bantuan materi, para ASN juga diminta memberikan dukungan emosional dan sosial secara konsisten.

Baca juga  Bupati Indramayu Terkesima! Batik Unik Ini Ternyata Dibuat di Rumah Warga, Kualitasnya Siap Tembus Pasar Dunia!

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Indramayu, Cicih Sukarsih, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan menghapus potret lansia yang hidup sebatang kara.

“Harapannya, tidak ada lagi lansia yang dibiarkan sendiri. Mereka harus didampingi agar bisa hidup mandiri, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Baca juga  Lamban Tangani Banjir, Puluhan Warga Geruduk Dinas PUPR Indramayu

Berdasarkan data, jumlah lansia di Indramayu saat ini mencapai lebih dari 227 ribu jiwa, terdiri dari sekitar 117 ribu perempuan dan 110 ribu laki-laki. Program ini akan menjangkau berbagai kategori lansia, mulai dari yang mandiri, terlantar, hingga keluarga miskin dengan anggota lansia.

Sebagai langkah awal, Pemkab Indramayu bekerja sama dengan BAZNAS menyalurkan bantuan berupa perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), paket sembako, dan kursi roda kepada lansia penerima manfaat.

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting menuju Indramayu yang lebih inklusif, ramah lansia, dan penuh kasih sayang.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Tim Transisi Mendapat Penolakan dari Bupati Aktif

Indramayu

Petugas Gabungan Temukan Gunting Hingga Pecahan Kaca Saat Razia di Lapas Indramayu

Indramayu

Puting Beliung Sapu Dua Desa di Tukdana Indramayu, 23 Rumah Rusak dan Warga Saling Bantu Bersihkan Puing

Indramayu

Wartawan Dilarang Liput Kegiatan Dinkes Indramayu, Kadis : Kegiatan Internal dan Tidak Butuh Publikasi

Indramayu

Toni RM: Masa Petinggi Polda dan Polres Kalah Strategi dengan Bripda Alvian?

Indramayu

Buntut Pernyataan Dimintai Mahar Rp 3,5 M, Husen Ibrahim Dipolisikan

Indramayu

Dinsos Indramayu Tanggapi Video Viral Rumah-rumah Mewah Dipasangi Stiker Keluarga Miskin Penerima Bansos

Indramayu

Demo ‘Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap’, Sholihin Sebut Ada Persengkokolan KH. Juhadi dan Wabup Indramayu