Home / Daerah / Kriminalitas

Senin, 7 Juli 2025 - 17:10 WIB

Dedi Mulyadi Bantu Bocah SD Indramayu yang Digugat Kakek-Nenek Kandung

Tangkapan layar : Zaki Fasa Idan (12) bersama Ibu dan kakaknya bersama Pengacara Yogi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Tangkapan layar : Zaki Fasa Idan (12) bersama Ibu dan kakaknya bersama Pengacara Yogi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Suaradermayu.com – Kisah memilukan datang dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang bocah SD bernama Zaki Fasa Idan (12) harus menghadapi kenyataan pahit, digugat ke pengadilan oleh kakek kandungnya sendiri terkait sengketa rumah keluarga.

Baca Juga : Bocah SD di Indramayu Digugat Kakek-Nenek Soal Tanah, Sidang Ditunda

Tak hanya Zaki, sang kakak Heryatno (20) dan ibu mereka Rastiah (37) juga ikut terseret dalam perkara hukum yang membuat publik terenyuh. Rumah yang mereka tempati sejak lama kini terancam lepas karena gugatan dari pihak keluarga besar almarhum ayah Zaki.

Spanduk Minta Tolong, Bupati hingga Gubernur Disasar

Putus asa dengan keadaan, Zaki nekat membentangkan spanduk berisi permintaan tolong agar nasibnya diperhatikan. Spanduk itu ditujukan kepada berbagai tokoh penting, mulai dari Ketua Pengadilan Negeri Indramayu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil DPRD Jawa Barat Ono Surono, hingga Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Baca juga  Ratusan Insan Pers Bekasi Desak KDM Klarifikasi Pernyataan Kontroversial Soal Media

Aksi Zaki yang viral di media sosial itu langsung mengetuk hati banyak orang, termasuk Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga : Dedi Mulyadi Geram, Uang Kompensasi Sopir Angkot Dipotong Rp 200 Ribu oleh Oknum Petugas

Dedi Mulyadi Turun Tangan

Mendengar kabar tersebut, Dedi Mulyadi bergerak cepat. Ia mengundang Zaki, ibu, dan kakaknya ke kediamannya untuk memberikan dukungan moril sekaligus bantuan hukum gratis.

“Ini saya sudah bertemu dengan Zaki, kakaknya, ibunya, dan pamannya. Ini keluarga yang ditinggalkan almarhum ayahnya,” ujar Dedi Mulyadi dalam video yang diterima Suaradermayu.com, Senin (7/7/2025).

Baca Juga : Rasih Warga Karangampel Tersenyum, Bantuan Gubernur Dedi Mulyadi Disalurkan Lewat Rekening BJB

Menurut Dedi, keluarga kecil itu telah tinggal di rumah tersebut sejak sang ayah meninggal dunia. Namun, kepemilikan rumah masih tercatat atas nama nenek dari pihak ayah, yang kini menjadi celah munculnya gugatan dari kakek dan nenek kandung mereka.

Baca juga  Bupati Indramayu Berhentikan Kuwu Anjatan Utara, Dugaan Korupsi Dana Desa Mencuat

Bantuan Hukum dari Pengacara Tegal

Dedi tak tinggal diam. Ia memfasilitasi keluarga Zaki untuk mendapat bantuan hukum secara cuma-cuma dari seorang pengacara bernama Yopi, yang berkantor di Tegal, Jawa Tengah.

Bantuan itu diberikan murni secara sukarela tanpa imbalan sepeser pun.

Baca Juga : Viral!Diduga Jadi Korban Perundungan Oknum Guru Gara-Gara Belum Bayar Buku, Murid SD di Indramayu Trauma dan Takut Sekolah

Saat ditanya apakah sebelumnya ada pengacara lokal di Indramayu yang bersedia membantu, sang ibu menjawab lirih, “Gak ada.”

Mendengar jawaban itu, Dedi mengapresiasi ketulusan Yopi yang bersedia membantu perjuangan keluarga Zaki di pengadilan.

“Mudah-mudahan mereka bisa menang di pengadilan,” tutur mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Baca juga  BNSP Dorong Pemkab Indramayu Perluas Sertifikasi Pekerja Migas, SDM Lokal Harus Tersertifikasi dan Berdaya Saing

Pesan Bijak Dedi Mulyadi: Jangan Kehilangan Harapan

Meski begitu, Dedi Mulyadi tetap memberi pesan bijak kepada keluarga Zaki agar siap menerima segala kemungkinan.

“Kalau nanti hasil pengadilan tidak sesuai harapan, jangan takut kehilangan rumah. Yang harus ditakutkan adalah kalau kita kehilangan harapan,” ujar Dedi.

Ia meyakinkan bahwa rezeki dan kehidupan yang lebih baik selalu terbuka bagi siapa pun yang berusaha.

Potret Perjuangan Keluarga Kecil

Kisah Zaki menjadi potret kecil perjuangan rakyat kecil yang mencari keadilan. Konflik keluarga yang berujung di pengadilan ini menjadi pelajaran penting soal kepastian hukum dan kepedulian sosial.

Baca Juga : Murid SD di Indramayu Meninggal Dunia, Dugaan Bullying Jadi Sorotan

Masyarakat berharap kasus ini bisa selesai dengan damai tanpa harus mengorbankan masa depan seorang anak yang seharusnya menikmati masa kecilnya, bukan berkutat dengan persoalan hukum yang rumit.

Share :

Baca Juga

Hukum

Tragedi Kalibata: Dua Mata Elang Tewas Dikeroyok, Enam Oknum Polisi Jadi Tersangka

Indramayu

Kapolres Indramayu Kunjungi Keluarga Korban Putri Apriyani, Pastikan Bripda Alvian Sudah Ditangkap

Daerah

Silaturahmi Hangat di Lembur Pakuan: Mendagri Tito dan Kepala Daerah Bahas Arah Pembangunan Jawa Barat

Indramayu

Polres Indramayu Terbitkan Sprindik Dugaan Kasus Makelar Proyek Pemerintah, Tersangka Segera Ditetapkan

Indramayu

Dor! Polisi Indramayu Tembak 3 Begal Sadis yang Melawan

Daerah

Dedi Mulyadi Ungkap Penyebab Pengusaha Kabur ke Vietnam, Oknum Ormas Jadi Sorotan

Indramayu

Toni RM Serukan Kawal Sidang Oknum Polisi Pembunuh Putri Apriyani, Dimulai 5 Januari 2026

Indramayu

Dua Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Sempat Kabur ke Jawa Tengah, Kini Ditangkap Polisi