Home / Indramayu

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:47 WIB

Bupati Lucky Hakim: Eksploitasi Ular, Burung Hantu, dan Biawak Sebabkan Tikus Sawah Merajalela

Bupati Indramayu Lucky Hakim melepas ular untuk membasmi hama tikus di persawahan

Bupati Indramayu Lucky Hakim melepas ular untuk membasmi hama tikus di persawahan

Suaradermayu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengingatkan masyarakat agar tidak lagi melakukan eksploitasi berlebihan terhadap predator alami hama tikus. Ia menilai, praktik penangkapan hewan-hewan tersebut justru memperparah serangan tikus yang merugikan petani.

Menurut Lucky, populasi ular, burung hantu, hingga biawak di alam terus berkurang karena diburu untuk kepentingan komersial. Ular, misalnya, ditangkap untuk diambil kulit dan dagingnya yang kemudian diolah menjadi abon. Sementara burung hantu banyak ditembak, dan biawak sering dijadikan sate.

Baca juga  Fakta Baru Kasus Putri Apriyani: Polisi Sebut Dihabisi Kekasihnya Alvian Sinaga

“Karena predator alami dieksploitasi berlebihan, populasi tikus makin merajalela. Ini yang harus dihentikan,” tegas Lucky.

Ia menambahkan, praktik perburuan itu tidak hanya dilakukan warga lokal, tetapi juga banyak penangkap dari luar daerah. Bahkan, di beberapa daerah sekitar seperti Cirebon, terdapat pengepul yang menampung ular hasil tangkapan dari kawasan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).

Baca juga  Bupati Indramayu Turun Tangan Tengahi Konflik Nelayan dan Kapal Tangker yang Berujung Damai

Lucky Hakim menilai, jika kebiasaan ini dibiarkan, keseimbangan ekosistem sawah akan semakin terganggu. Padahal, keberadaan predator alami sangat penting untuk menjaga rantai makanan di alam agar hama tikus bisa terkendali secara alami.

Baca juga  Toni RM Sindir Kapolres Indramayu: Tak Mampu Tangkap Aman Yani Cs, atau Sengaja Ditutupi?

“Kalau predatornya hilang, tikus tidak ada lagi yang memangsa. Itu sebabnya mereka makin banyak di sawah,” ujar dia.

Melalui program “Ular Sahabat Tani”, Lucky berupaya mengembalikan keseimbangan ekosistem dengan melepas kembali predator alami ke sawah. Ia berharap, langkah itu bisa membantu petani mengurangi kerugian akibat hama tikus sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Soal Dialog, KOMPI Tegaskan Tak Pernah Mangkir: Wajib Surat Undangan Resmi Bupati Indramayu

Indramayu

Nelayan Indramayu Kini Punya “Payung Laut”: Pemkab Tanggung Asuransi Ribuan Warga Pesisir

Indramayu

ATJ Geruduk Bawaslu Indramayu, Tuntut ASN dan Kuwu Netral

Sorotan

Dugaan Korupsi Rp 2 Miliar Mengguncang PDAM Indramayu, Dirut Nurpan Janji Beri Klarifikasi

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029: Wujudkan Indramayu Lebih Maju dan Sejahtera

Indramayu

Bukti Ilegal Dicuci dan Tercemar, LBH Ghazanfar Desak Jamwas serta Komjak Seret Oknum Jaksa Kejari Indramayu untuk Diperiksa

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Turun ke Muara Tegalagung, Nelayan Karangampel Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Indramayu

Indramayu Raih Penghargaan Penurunan Stunting, Kategori Paling Inovatif