Home / Indramayu / Peristiwa

Jumat, 18 Juli 2025 - 13:20 WIB

Heboh Ular Sanca 3 Meter di Singaraja Indramayu, Warga Panik dan Minta Pemerintah Bertindak

Warga menangkap ular sanca di Blok Kepolo Desa Singaraja Indramayu, Kamis (17/7/2025) malam.

Warga menangkap ular sanca di Blok Kepolo Desa Singaraja Indramayu, Kamis (17/7/2025) malam.

Suaradermayu.com – Warga Blok Kepolo, Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, dihebohkan dengan kemunculan seekor ular sanca besar yang tiba-tiba melintas di area pemakaman dekat Kali Dudukan, pada Kamis malam (16/7/2025).

Ular sanca sepanjang sekitar 3 meter itu pertama kali terlihat sekitar pukul 22.00 WIB oleh warga yang tengah melintas di jalan sempit dan gelap di samping aliran kali. Dalam waktu singkat, warga pun berkumpul dan bergotong royong menangkap ular tersebut menggunakan alat seadanya.

Baca juga  Bakal Laporkan Balik, Relawan Lucky-Sae Bantah Hadang Iring-iringan Mobil Kampanye Cabup Nina

“Ular sepertinya muncul dari sekitar perahu-perahu rusak yang sudah lama tergeletak di pinggir kali,” ungkap Jaza Ulkhoir, warga yang turut menyaksikan penangkapan, Jumat (18/7/2025).

Jalan Gelap Dekat Pemakaman, Warga Resah

Penemuan ular itu terjadi di jalan yang dikenal minim penerangan dan sering dilewati warga, termasuk anak-anak yang pergi mengaji atau pulang dari kegiatan malam.

“Jalurnya gelap gulita, dekat pemakaman, dan rawan bahaya. Kalau ular sebesar itu muncul tiba-tiba, jelas membahayakan,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga  Marak! Preman Intimidasi Pengusaha di Lingkungan PT Pertamina Balongan, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Warga mengaku sering waswas melintasi kawasan tersebut, apalagi lokasi tersebut juga berdekatan dengan pemukiman padat penduduk.

Diduga Bersarang di Perahu Rusak

Menurut penuturan warga, kemunculan ular bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Mereka menduga hewan melata itu bersarang di perahu-perahu kayu yang telah rusak dan dibiarkan menumpuk di pinggir kali.

“Sudah beberapa kali warga lihat ular kecil, tapi baru kali ini yang besar. Kalau tidak segera dibersihkan, bisa muncul lagi,” ujar salah satu warga lainnya.

Baca juga  Di Desa Puntang, Rumah Nenek Masih Nyaris Roboh — Pemerintah Datang Tapi Tak Melihat

Warga Minta Pemerintah Desa dan Dinas Terkait Turun Tangan

Kekhawatiran warga makin bertambah, terutama karena area kali yang kotor dan semak belukar sering menjadi tempat persembunyian binatang liar. Warga pun mendesak agar:

Pemerintah Desa Singaraja segera memasang lampu penerangan jalan di sekitar lokasi.

Dinas terkait melakukan pembersihan dan evakuasi perahu rusak yang berserakan di pinggiran kali.

“Kami minta perhatian serius. Jangan sampai ada korban dulu baru ditindak,” tokoh masyarakat setempat.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Pakta Integritas Rp233 Miliar Hanya Dagelan Komedi, LBH Ghazanfar: Pemkab dan DPRD Indramayu Sama-Sama Tidak Becus!

Hukum

Usai Toni RM Turun Tangan, Pengaduan 10 Bulan Mandek di Polres Indramayu Akhirnya Jadi LP

Terpopuler

Capaian Kinerja Pemerintahan Lucky–Syaefudin Dipaparkan ke Publik, Apa Saja?

Indramayu

Rumah dan 22 Kambing di Lelea Indramayu Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Indramayu

Underpass BH.421 Jatibarang Akan Ditingkatkan, Proyek Strategis Atasi Kemacetan dan Banjir di Indramayu

Indramayu

Toni RM Beberkan Bukti di Hadapan Majelis Hakim: Mengungkap Aktor di Balik Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu

Indramayu

LPK Bos Korea Diduga Ilegal, LBH Ghazanfar: Disnaker Indramayu Harus Tindak Tegas

Indramayu

Kala Dokter di Anjatan Indramayu Jadi Korban Pengeroyokan: Lima Pelaku Ditangkap, Polisi Dalami Motif