Home / Indramayu

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:49 WIB

Bupati Indramayu Lepas Ribuan Ular dan Siapkan Biawak untuk Perang Melawan Tikus Sawah

Bupati Indramayu Lucky Hakim lepas ribuan ekor ular dan menyiapkan biawak dilepas ke sawah untuk pemangsa hama tikus

Bupati Indramayu Lucky Hakim lepas ribuan ekor ular dan menyiapkan biawak dilepas ke sawah untuk pemangsa hama tikus

Suaradermayu.com – Di tengah panasnya terik siang, hamparan sawah Indramayu terlihat tenang. Namun di balik pemandangan hijau itu, ancaman senyap terus mengintai: ribuan tikus sawah yang siap melahap padi petani. Hama ini bukan sekadar menggerogoti batang padi, tapi juga harapan panen yang telah dirawat berbulan-bulan.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, rupanya tak mau tinggal diam. Alih-alih mengandalkan racun kimia, ia memilih jalur yang tak biasa—bahkan terbilang nyentrik—melalui program “Ular Sahabat Tani”. Ribuan ular sawah tak berbisa, seperti ular lanang sapi dan ular koros, telah dilepas ke lahan-lahan pertanian. Tujuannya jelas: mengembalikan keseimbangan ekosistem dan menghidupkan kembali predator alami yang telah lama terpinggirkan.

Baca juga  Tegang Tapi Penuh Harapan: Kontrak Direksi PT BWI 2025–2030 dan Ultimatum 30% dari Bupati Indramayu

“Kalau ekosistem lengkap, semua saling mengontrol. Ada tikus, ada burung hantu, ada ular, ada biawak. Jadi populasinya bisa seimbang,” ujar Lucky dalam siaran langsung Instagram pribadinya, Kamis (14/8/2025).

Biawak, Pasukan Baru di Sawah

Tak hanya ular, Lucky menyiapkan pasukan tambahan yang membuat banyak orang tercengang: biawak. Hewan bersisik yang kerap dianggap momok ini, menurutnya, justru punya peran vital. Biawak dikenal sebagai predator serba bisa—memangsa tikus, ular, hingga telur hewan lain—sehingga mampu membantu menjaga rantai makanan tetap teratur.

Di saat ribuan ular yang dilepas masih belum cukup untuk mengimbangi serbuan tikus, kehadiran biawak menjadi strategi lanjutan. “Di satu hektare sawah saja, tikusnya bisa ratusan ekor,” kata Lucky. Dengan luas sawah Indramayu yang mencapai ratusan ribu hektare, tantangannya jelas luar biasa besar.

Baca juga  Perubahan Perda PBB di Indramayu Dinilai Tidak Naik, Ini Penjelasan Lengkap Bapenda

Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Membasmi

Bupati yang dikenal blak-blakan ini menegaskan, misinya bukan sekadar membasmi hama, tapi membangun sistem alami yang dapat bertahan jangka panjang. Dalam siklus yang ia rancang, biawak mengontrol ular, ular mengontrol biawak, keduanya sama-sama mengontrol tikus, sementara burung hantu mengawasi dari udara.

“Nantinya, semuanya akan berjalan alami. Tidak perlu lagi racun tikus yang bisa merusak tanah,” katanya penuh keyakinan.

Imbauan Serius: Stop Memburu Predator Sawah

Lucky juga mengingatkan masyarakat agar tak mengulang kesalahan masa lalu: memburu predator sawah untuk konsumsi atau dijual. Ia menyoroti kebiasaan sebagian warga yang menjadikan biawak sebagai sate. “Kalau predator ini habis, tikus jadi tak terkendali. Akhirnya, petani sendiri yang rugi,” tegasnya.

Baca juga  KPK Buka Peluang Panggil Cak Imin dan Hanif Dhakiri Terkait Dugaan Pemerasan RPTKA di Kemenaker

Hingga kini, program Rumah Burung Hantu (Rubuha) yang ia canangkan telah menghasilkan sekitar 300 ekor burung hantu yang tersebar di berbagai desa. Burung-burung malam ini siap bekerja bersama ular dan biawak dalam menjaga sawah.

Dengan strategi ekosistem alami yang terus diperkuat, Lucky Hakim optimistis Indramayu bukan hanya mampu menekan serangan tikus, tapi juga menjadi percontohan nasional dalam pengendalian hama berkelanjutan—tanpa harus meracuni tanah yang menjadi sumber kehidupan petani.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Modus Dugaan Korupsi PKBM Disdik Indramayu: Rekayasa Data Siswa SD–SMP untuk Cairkan Dana

Indramayu

BKD :Ribuan Guru Non PNS di Indramayu Sudah Terima Tunjangan Honor

Indramayu

Tolong! Remaja Indramayu Penderita Gizi Buruk Butuh Perhatian Pemerintah

Indramayu

Pria Tewas Tertemper Kereta di Perlintasan Cilegeh Indramayu, Diduga Bunuh Diri

Indramayu

WNA Jepang Masuk Islam di Indramayu, Ini Pesan Haru dari Ketua NU dan Ketua Pembina Yayasan Griya Aswaja

Terpopuler

Polres Indramayu Diminta Respek terhadap Aduan Para Petani Tebu Mitra PG Jatitujuh
Ratusan warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran, Senin (23/6/2025).

Indramayu

Ratusan Warga Eretan Wetan Demo di DPRD dan Pendopo Indramayu, Desak Solusi Konkret Banjir Rob

Indramayu

Kekacauan Tata Kelola di Pemdes Singajaya, PKSPD Tuntut Tanggung Jawab Camat dan DPMD