Suaradermayu.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan BPJS Kesehatan di Kabupaten Indramayu pada Selasa (18/3/2025). Rapat yang berlangsung di Pendopo Indramayu ini dihadiri oleh jajaran pimpinan SKPD terkait, perwakilan BPJS Kesehatan, serta berbagai pihak terkait.
Rapat ini berfokus pada evaluasi pelayanan BPJS Kesehatan, cakupan peserta, kendala di lapangan, serta rencana perbaikan guna meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan BPJS Kesehatan serta seluruh fasilitas kesehatan agar pelayanan semakin optimal. Apalagi, kami memiliki program percepatan ‘Indramayu Sehat’ yang harus berjalan dengan baik,” ujar Lucky Hakim.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Indramayu, Rahmat Ritonga, mengungkapkan beberapa tantangan utama dalam penyelenggaraan layanan BPJS di daerah ini.
“Beberapa kendala yang masih dihadapi antara lain masalah administrasi, keterbatasan tenaga medis, serta pemenuhan fasilitas kesehatan. Selain itu, kami juga membahas strategi peningkatan kepesertaan BPJS dan pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan,” jelas Rahmat Ritonga.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Indramayu memerintahkan seluruh pihak terkait untuk segera memetakan permasalahan secara rinci dan menyusun langkah strategis guna mengatasi berbagai kendala.
Ia juga meminta dilakukan pemantauan berkala terhadap pelayanan BPJS di setiap fasilitas kesehatan, agar setiap keluhan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Dengan evaluasi ini, Pemkab Indramayu berharap dapat meningkatkan sinergi antarinstansi guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
“Evaluasi rutin akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberikan pelayanan prima bagi seluruh masyarakat,” tegas Lucky Hakim.
Melalui langkah-langkah strategis ini, Pemkab Indramayu optimistis dapat menciptakan sistem layanan kesehatan yang lebih efektif, transparan, dan merata bagi seluruh warga.























