Suaradermayu.com – Polres Indramayu berhasil mengamankan seorang pria berinisial S, warga Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang diduga sebagai pengirim paket meledak di Asrama Polisi, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ledakan tersebut terjadi pada Minggu (21/9/2022) sekitar pukul 18.30 WIB dan menyebabkan satu korban mengalami luka bakar serius.
Kapolres Indramayu melalui Kasat Reskrim AKP Fitran Rojimah membenarkan identitas S sebagai warga Jatibarang, Indramayu. Berdasarkan hasil penyelidikan, S diketahui mengirim paket tersebut dengan label pengirim atas nama CV Mandiri Indramayu.
“Informasi awal menunjukkan paket tersebut dikirim oleh CV Mandiri Indramayu. Setelah kami lakukan pengecekan lebih lanjut, ternyata pengirimnya adalah S,” jelas AKP Fitran kepada awak media, Senin (26/9/2022).
Menurut pengakuan S, dirinya mengirim paket berisi sumbu kembang api panjang sekitar 1 meter dengan jumlah 50 batang seharga Rp 100 ribu. Paket tersebut dipesan melalui akun jual beli online oleh seseorang berinisial AR, warga Tegalbondo Jati, Polonharjo, Klaten, Jawa Tengah.
“Pesanan dilakukan pada 20 April 2021 melalui platform jual beli online. Sementara ini, status S masih sebagai saksi dan telah kami mintai keterangan,” tambah AKP Fitran.
Koordinasi dengan Polda Jawa Tengah
Kasus ledakan paket tersebut kini ditangani oleh Polda Jawa Tengah. Meski demikian, Polres Indramayu terus melakukan koordinasi intensif dengan Polres Sukoharjo guna pendalaman kasus ini, terutama terkait asal-usul paket dan dugaan keterlibatan pihak lain.
“Penanganan lebih lanjut diserahkan ke Polda Jawa Tengah. Kami tetap berkoordinasi dengan Polres Sukoharjo untuk menggali informasi tambahan,” tutur Fitran.
Penelusuran Penjualan Sumbu Kembang Api
Selain itu, polisi juga tengah mendalami terkait aktivitas penjualan sumbu kembang api di wilayah Indramayu. Polres Indramayu berupaya menelusuri apakah ada indikasi pelanggaran hukum terkait peredaran barang berbahaya tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman soal penjualan sumbu kembang api ini. Termasuk kemungkinan adanya unsur pidana lain di balik peredaran barang tersebut,” pungkas Fitran.
Ledakan Lukai Anggota Polisi
Seperti diketahui, paket mencurigakan yang dikirim ke Asrama Polisi Sukoharjo meledak dan menyebabkan salah satu penghuni asrama mengalami luka bakar hingga 75 persen. Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian publik dan menjadi atensi kepolisian di tingkat daerah maupun pusat.
Hingga saat ini, kepolisian terus menyelidiki motif serta jaringan yang terlibat dalam pengiriman paket meledak tersebut. Aparat meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap pengiriman paket mencurigakan dan segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

























