Home / Indramayu / Terpopuler

Jumat, 22 Desember 2023 - 21:59 WIB

Kasus Pemerkosaan Anak SD di Indramayu, Kak Seto : Perlindungan Terhadap Anak Harus Ditingkatkan Lagi

Foto : Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi alias Kak Seto berkunjung ke rumah CS (13) korban pemerkosaan oleh gerombolan anak punk di Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jumat (22/12/2023).

Foto : Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi alias Kak Seto berkunjung ke rumah CS (13) korban pemerkosaan oleh gerombolan anak punk di Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jumat (22/12/2023).

Suaradermayu.com – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia ( LPAI) Seto Mulyadi alias Kak Seto berkunjung ke rumah CS (13) yang jadi korban pemerkosaan gerombolan anak punk di wilayah Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jumat (22/12/2023).

Kak Seto didampingi Ketua LPAI Kabupaten Indramayu, Adi Wijaya berbincang langsung dengan korban. Kak Seto memberikan motivasi kepada korban agar tidak larut dalam kesedihan.

Selain itu Kak Seto menugaskan LPAI Indramayu membantu trauma healing terhadap korban yang sudah dialkukan oleh pemerintah daerah.

“Semoga ini ditangani dengan serius agar luka-luka yang dialami ananda CS cepat bisa dipulihkan,” ujar Kak Seto.

Baca juga  Indramayu Jadi Penghasil Janda Muda

Kak Seto menyebut dalam kunjungannya ke Indramayu telah bertemu dengan Kapolres Indramayu AKBP M. Fahri Siregar. Dia berpesan agar perlindungan terhadap anak lebih ditingkatkan lagi di Indramayu.

Dia mengatakan, pihaknya (LPAI) sudah merintis Seksi perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga (Sparta). Sparta ini melibatkan peran masyarakat agar lebih peduli terhadap perlindungan anak di lingkungannya.

Menurut Kak Seto, perlindungan anak bukan hanya tanggungjawab negara semata, melainkan juga tanggungjawab masyarakat dan keluarga, termasuk media.

“Sparta ini sudah terbentuk di lima kabupaten kota, yakni di Tangerang Selatan, Bekasi, Banyuwangi, Belitung dan Bengkulu Utara,” katanya

Baca juga  Kurang dari 12 Jam, Polisi Tangkap 4 Anak Punk Perkosa Bocah SD di Indramayu

” Semoga di Kabupaten Indramayu terbentuk Sparta yang keenam,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, anak berusia 13 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) diperkosa secara bergiliran lebih 4 anak punk.

Aksi bejat itu terjadi di rumah salah satu terduga pelaku yang biasa menjadi tempat nongkrong di wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Sabtu (2/12/2023) malam.

Sebelum diperkosa bergiliran siswi kelas VI SD tersebut dicekoki minuman keras hingga tak sadarkan diri.

Kasus pemerkosaan itu terungkap setelah korban merasakan sakit di bagian alat vitalnya. Korban menceritakan peristiwa naas tersebut kepada orang tuanya.

Baca juga  Kecam Pemerkosaan Anak SD, LPAI Indramayu Minta Pelaku Diganjar Hukuman Berat

“Pelaku sekitar 5 sampai 6 orang (anak punk). Pelaku rata-rata berusia dibawa usia 20 tahun, kebetulan kenal korban. Tetangga desa,” kata perangkat desa, Aswanto yang mendampingi keluarga korban melapor ke Polres Indramayu, dikutip suaradermayu.com, Senin (11/12/2023).

Aswanto menyebut ibu korban mengalami shock setelah mengetahui anak perempuan satu-satunya diperkosa sejumlah anak punk.

“Ibu nya meninggal dunia sehari usai mendengar kabar anak perempuannya di perkosa,” ujarnya.

Sejauh ini, pihak kepolisian telah menetapkan 5 tersangka atas kasus tersebut dan 4 diantaranya adalah anak dibawah umur. Penyidik sedang melakukan penyidikan kemungkinan masih ada penambahan tersangka.

“Ada kemungkinan bertambah (tersangka),” ujar Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hilal Adi Imawan.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kirab Pusaka Hari Jadi ke-495 Indramayu, Cakra Udaksana Diserahkan ke Bupati Nina Agustina

Indramayu

Indramayu Bersatu Tolak Banjir Rob: Warga Eretan Wetan Gelar Aksi Massal

Indramayu

Tragedi 5 Jenazah di Rumah Merah Muda Indramayu, Misteri Satu Keluarga Tewas

Kriminalitas

Hakim Menolak Eksepsi Alvian Sinaga, Perkara Pembunuhan Putri Apriyani Berlanjut ke Pembuktian

Terpopuler

Kang Ade Syaekudin BNSP Pimpin Audit Sertifikasi Jarak Jauh di Mabes Polri

Indramayu

Sebulan Penyidikan, Polres Indramayu Belum Tetapkan Tersangka Kasus Perdagangan Orang di Turki

Indramayu

Sidang Dugaan Pembunuhan Putri Apriyani, Toni RM Tegaskan Eksepsi Mantan Polisi Tak Beralasan

Indramayu

Mahasiswa Soroti Banjir Indramayu: Tata Kelola dan Perencanaan Wilayah Dinilai Bermasalah