Home / Terpopuler

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:53 WIB

Kang Ade Syaekudin BNSP Pimpin Audit Sertifikasi Jarak Jauh di Mabes Polri

Putra Indramayu Kang Ade Syaekudin memimpin sertifikasi jarak jauh di Mabes Polri Jakarta

Putra Indramayu Kang Ade Syaekudin memimpin sertifikasi jarak jauh di Mabes Polri Jakarta

Suaradermayu.com –Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) terus memperkuat sistem penjaminan mutu lembaga sertifikasi di Indonesia.

Kali ini, melalui kegiatan audit sistem manajemen mutu dan asesmen lapangan di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri, BNSP memastikan pelaksanaan Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) bagi penyidik dan penyidik pembantu Polri berjalan profesional, transparan, dan sesuai standar nasional.

Audit ini dipimpin langsung oleh Kang Ade Syaekudin, Asesor Lisensi Kepala BNSP yang dikenal berpengalaman dan berdedikasi tinggi dalam membangun sistem mutu sertifikasi nasional. Sosok asal Indramayu ini kini berada di posisi strategis sebagai pengawas utama lembaga sertifikasi di berbagai instansi, termasuk Polri.

Kang Ade, Putra Indramayu di Garis Depan Penguatan Mutu Sertifikasi

Dalam arahannya di Aula Lemdiklat Polri, Mabes Polri, Kang Ade menegaskan pentingnya pelaksanaan sertifikasi yang sesuai dengan pedoman BNSP dan prinsip sistem manajemen mutu.

Baca juga  Kapolri Tegas: Tak Ada Tempat untuk Premanisme, Masyarakat Harus Aman Siang dan Malam

“BNSP hadir untuk memastikan proses sertifikasi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel. LSP Polri memiliki peran strategis dalam menjaga profesionalisme penyidik, karena hasil sertifikasi menjadi tolok ukur kemampuan dan integritas aparat penegak hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) merupakan bagian dari transformasi digital di lingkungan Polri.

“Melalui SJJ, asesmen dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan tanpa batasan jarak. Ini selaras dengan semangat Polri Presisi dalam meningkatkan kompetensi dan pelayanan publik,” tambah Kang Ade.

Sinergi BNSP dan Polri di Bidang Sertifikasi

Audit ini dilaksanakan berdasarkan surat resmi Lemdiklat Polri Nomor B/4457/X/DIK.5.1/2025/lemdiklat, tertanggal 23 Oktober 2025, tentang permohonan visitasi penggunaan sistem nirkertas (paperless) dan penerapan Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) di lingkungan LSP Polri.

Baca juga  Kang Ade Syaekudin, Putra Indramayu yang Bawa Semangat Profesionalisme ke LPSK

Kegiatan pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya:

Syamsi Harri, Ketua BNSP

Irjen Pol. Andry Wibowo, mewakili Kalemdiklat Polri

Kombes Pol. Mahedi Surindra, mewakili Karo Renmin Bareskrim Polri

Kombes Pol. Dhani Kristianto, Ketua LSP Polri

Serta para pejabat menengah (Pamen) di lingkungan Lemdiklat Polri

Dalam sambutannya, Ketua BNSP Syamsi Harri mengapresiasi komitmen Polri dalam memperkuat sistem sertifikasi kompetensi.

“Kegiatan ini membuktikan keseriusan Polri memastikan setiap penyidik memiliki kompetensi terukur dan sesuai standar nasional,” ujarnya.

Manfaat Sertifikasi Jarak Jauh di LSP Polri

Program Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) yang diaudit BNSP memberikan berbagai manfaat nyata bagi peningkatan profesionalisme di tubuh Polri, antara lain:

1. Efisiensi waktu dan sumber daya — penyidik dapat mengikuti sertifikasi tanpa meninggalkan tugas dinas.

Baca juga  Jadi Penguji Kompetensi Penyidik, Putra Asli Indramayu Terima Penghargaan Mabes Polri

2. Pemerataan akses sertifikasi bagi seluruh anggota Polri di berbagai daerah.

3. Peningkatan profesionalisme dan karier, menjadikan hasil sertifikasi sebagai dasar pembinaan SDM.

4. Transparansi hasil asesmen, dengan sistem paperless dan dokumentasi digital.

5. Dukungan terhadap Polri Presisi, mewujudkan aparat berkompeten, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

Komitmen BNSP untuk Sertifikasi yang Berkualitas

Menutup kegiatan, Kang Ade menyampaikan bahwa BNSP akan terus mendampingi dan membina seluruh LSP di Indonesia agar mutu sertifikasi semakin baik dan berdampak nyata.

“Mutu sertifikasi tidak boleh berhenti pada administrasi. Ia harus tercermin dalam kinerja dan pelayanan publik yang profesional. Itulah semangat yang terus kami jaga di BNSP,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem sertifikasi di lingkungan Mabes Polri, sekaligus bukti nyata sinergi BNSP–Polri dalam membangun aparatur penegak hukum yang kompeten dan adaptif terhadap era digital. (M. Ali)

Share :

Baca Juga

Kriminalitas

Dugaan Korupsi Dana PKBM Disdikbud Indramayu, Siapa yang Menandatangani Hingga Negara Rugi Rp1,4 Miliar?

Terpopuler

Tingkatkan Ketahanan Pangan di Indramayu, Bupati Nina Temui Kodeco Energy

Terpopuler

9 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pertamina Terungkap, Termasuk Eks Pejabat dan Pengusaha Migas

Terpopuler

Toni RM Ajukan Kasasi Kasus Persetubuhan Anak: Bukti Swab Diduga Dihilangkan, Terpidana 13 Tahun Minta Keadilan

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Dirinya Tak Punya Ajudan, Bupati Nina : Karena Tidak Difungsikan, Maka Kami Tarik

Hukum

Rafik Alias Ganden Mangkir Dua Kali, Polisi Siapkan Gelar Perkara Atas Dugaan Penipuan Jual Beli Rumah

Terpopuler

Harga Pupuk Urea dan NPK Turun 20 Persen, Petani Sambut Gembira Kebijakan Prabowo

Ekonomi

Bupati Indramayu Sampaikan Aspirasi KOMPI ke Pemerintah Pusat Soal Penolakan Revitalisasi Tambak