Home / Indramayu / Peristiwa

Jumat, 7 November 2025 - 09:03 WIB

Indramayu Bersatu Tolak Banjir Rob: Warga Eretan Wetan Gelar Aksi Massal

Suaradermayu.com  – Air laut yang merayap ke pemukiman Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tak mengenal waktu. Gelombang rob besar itu datang tiba-tiba, menelan rumah-rumah rapuh, dan mengubah tatanan hidup masyarakat pesisir. Bagi warga, bencana ini bukan hal baru, tapi setiap datangnya air pasang tetap meninggalkan luka yang mendalam.

“Dulu di sini masih ada jalan, masih banyak rumah. Sekarang laut sudah sampai depan pintu,” ujar Abdul (52), sambil menatap reruntuhan tembok dan perahu kecil yang tertambat di antara genangan air.

Kehidupan sehari-hari warga kini terdampak serius. Anak-anak harus menyeberangi jalan becek dan genangan air asin menuju sekolah. Nelayan kehilangan tempat menambatkan perahu. Sebagian warga terpaksa pindah karena tak sanggup menanggung kerugian setiap musim pasang.

Baca juga  PKSPD Bongkar Seleksi Dewan Pengawas PDAM Indramayu

Mimi Siti (46), warga lain yang kini menumpang di rumah kerabatnya di bagian yang lebih tinggi, menambahkan,

“Kami sudah sering dengar akan dibangun tanggul permanen. Tapi sampai sekarang, belum ada yang benar-benar kokoh. Kalau rob besar datang, karung pasir pun hanyut.”

Rob di Eretan Wetan bukan hanya soal naiknya air laut, tetapi juga merusak ekonomi lokal. Kawasan ini sejatinya merupakan salah satu sentra perikanan Indramayu. Dulu muara Eretan juga menjadi tempat penambatan tentara Jepang.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, hasil tangkapan menurun drastis. Tambak udang dan bandeng kerap rusak akibat luapan air laut yang mencemari tambak dengan kadar garam tinggi.

Baca juga  Dugaan Dana Desa Diselewengkan, Bupati Lucky Hakim Copot Kuwu Wanantara

Di tengah keterbatasan, warga tetap bertahan. Mereka menambal tanggul seadanya, menumpuk karung pasir, dan menanam mangrove meski hasilnya tak instan. Harapan sederhana mereka hanyalah satu: pemerintah benar-benar hadir. Abdul menegaskan, “Yang kami butuhkan bukan hanya bantuan makanan, tapi kepastian tempat tinggal. Kami ingin hidup tenang tanpa takut air laut masuk lagi.”

Pemerintah Kabupaten Indramayu memang telah meminta bantuan Kementerian PUPR untuk membangun tanggul penahan abrasi di beberapa titik. Namun, kondisi pantai yang panjang dan tekanan ombak kuat membuat perlindungan itu belum sepenuhnya terealisasi. Sebagian warga menilai langkah yang dilakukan masih bersifat sementara.

Menanggapi persoalan ini, warga Eretan Wetan berencana menggelar aksi massal pada Jumat, 7 November 2025, mulai pukul 13.00 WIB, sepanjang Jalan Pantura Eretan Wetan. Dalam poster seruan yang beredar, seluruh elemen masyarakat diundang untuk bergabung, termasuk mahasiswa, petani, nelayan, buruh, awak media, pers, jurnalis, dan masyarakat luas dari seluruh Indonesia. Aksi ini diberi tajuk: “Eretan Wetan Menolak Tenggelam”, menuntut Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menepati janji dan segera menuntaskan persoalan rob yang telah lama melanda daerah mereka.

Baca juga  Kuasa Hukum PMI Indramayu Depresi Tanpa Digaji Desak BP3MI Jabar Bertindak, Pengaduan Mandek Bertahun-tahun

Bencana rob Eretan Wetan menjadi pengingat nyata akan dampak perubahan iklim dan ketimpangan pembangunan. Di antara genangan air asin dan rumah-rumah yang hilang, rakyat kecil masih berjuang mempertahankan satu-satunya yang tersisa: tempat untuk pulang. Jeritan mereka bukan sekadar permintaan, tetapi seruan untuk keadilan sosial dan kepastian hidup yang lebih layak. (Mashadi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pusat Tabulasi Data Paslon Lucky Syaefudin Klaim Peroleh 602 Ribu Suara

Indramayu

Jumat Berkah Polsek Sindang: 50 Paket Sembako Disalurkan Door to Door ke Warga

Indramayu

Motor dan Celurit Ditemukan di Desa Mundu Karangampel, Diduga Milik Geng Motor yang Kabur

Indramayu

Tak Punya Tempat Curhat, Pelajar di Indramayu Nekat Gantung Diri

Indramayu

Kuswanto Pujiantono : Nina Agustina Sosok Tepat Pimpin Indramayu

Indramayu

Tangis Haru Warnai Perpisahan MI Assalafiyah Singajaya, Siswa Sungkeman Usai Tampil Kreasi Seni

Ekonomi

Lucky Hakim: Indramayu Itu Daerah Seksi, Kita Lobi Berbondong-bondong Investor Datang

Indramayu

Lucky Hakim Siapkan Langkah Strategis untuk Jabatan Bupati Indramayu 2025-2029