Suaradermayu.com – Aktivis sosial dan konten kreator, Novi Pratiwi, mendesak Dinas Sosial Kabupaten Indramayu segera turun tangan menangani seorang diduga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) bernama Roedah, yang kini sudah berada di Indramayu dan membuat warga resah.
Pantauan Suaradermayu.com di media sosial menunjukkan, pengaduan warga terkait ulah Roedah terus bermunculan. Warga mengaku terganggu karena Roedah sering muncul di jalanan dan lingkungan permukiman, masuk ke rumah orang bahkan mengambil barang-barang di rumah, sehingga menimbulkan keresahan publik.
Melalui kanal YouTube Pratiwi Noviyanthi, Novi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu segera memberikan solusi bagi Roedah.
“Saya tidak tahu ada rumah singgah atau ada yayasan di Indramayu, tolonglah Dinas Sosial Indramayu bergerak dan bantu nih (Roedah), dikrangkeng atau dimasukin ke yayasan atau bagaimanalah biar tidak keluar lagi, ini kan kerjaan dinas sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut Novi menegaskan, penanganan kasus seperti Roedah merupakan tanggung jawab pemerintah.
“Tolonglah Dinas Sosial janganlah menutup mata banyak laporan dari masyarakat (Indramayu) yang resah, sesuai undang-undang fakir miskin dan orang terlantar dipelihara oleh negara. Mungkin Roedah orang terlantar, dia tidak mampu secara ekonomi apalagi keluarganya,” tambahnya.
Selain itu, Novi mengaku bahwa Roedah sudah membahayakan timnya. Novi menyebut timnya sempat melihat Roedah memegang senjata tajam, sehingga membuat situasi menjadi lebih berisiko dan tidak dapat ditangani secara pribadi.
“Saya sudah bantu, tapi ini sudah di luar kemampuan saya. Roedah tidak bisa diurus sendiri,” jelas Novi.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Sosial Indramayu belum memberikan tanggapan resmi. Suaradermayu.com masih berupaya menghubungi Dinas Sosial Indramayu untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (Nurhaeni Mudi)
























