Suaradermayu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Tim Transisi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Lucky Hakim dan Syaefudin, untuk mengidentifikasi potensi serta tantangan pembangunan daerah. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Tim Transisi, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Jumat (3/1/2025).
Kepala BPS Indramayu, Dudi Bramana, melalui Tim Analis Data, Didin Tajudin, menyampaikan bahwa Indramayu memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, perikanan, dan energi. Lokasi strategis di kawasan segitiga emas Rebana dan aksesibilitas ke ibu kota juga menjadi keunggulan daerah ini.
Namun, Didin juga menyoroti tantangan yang perlu diatasi, termasuk tingginya tingkat kemiskinan, rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM), ketergantungan pada sektor pertanian, dan ancaman bencana alam. “Indramayu memerlukan langkah strategis untuk memanfaatkan potensi secara maksimal sekaligus menghadapi tantangan yang ada,” ujarnya.
Didin menjelaskan bahwa visi dan misi pemerintahan baru harus didukung dengan data yang akurat. Indikator pembangunan seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, dan PDRB menjadi alat ukur keberhasilan.
Sementara itu, Anggota Tim Transisi, Syamsul Bachri Siregar, menyoroti tingginya angka pengangguran terbuka, khususnya di kalangan lulusan SMA dan SMK. “Kami akan fokus mencari solusi atas tantangan ini, termasuk membuka peluang kerja dan mendorong ekonomi kreatif,” katanya.
Syamsul juga menekankan pentingnya sinkronisasi program prioritas dengan dokumen APBD dan kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menambahkan, isu kesehatan seperti stunting dan gizi buruk juga menjadi perhatian utama Tim Transisi.
Tim Transisi dibentuk oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada 17 Desember 2024, untuk memastikan kelancaran transisi pemerintahan. Tim ini bekerja sesuai aturan yang berlaku tanpa menggunakan dana APBD.
Melalui 63 program prioritas yang telah dirancang, Tim Transisi optimistis visi Indramayu sebagai daerah yang religius, berkeadilan, dan berdaya saing dapat diwujudkan dengan dukungan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.


























