Home / Terpopuler / Kriminalitas / Sorotan

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:18 WIB

KPK Bongkar “Pasar Jabatan” di Pati: Perangkat Desa Dipatok hingga Rp225 Juta, Bupati Jadi Tersangka

KPK menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka dugaan pembangunan kereta api dan kasus dugaan pemerasan terkait pengisian perangkat desa di Pati, Selasa (20/1/2026)

KPK menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka dugaan pembangunan kereta api dan kasus dugaan pemerasan terkait pengisian perangkat desa di Pati, Selasa (20/1/2026)

Suaradermayu.com – Jabatan perangkat desa yang seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan publik justru disulap menjadi ladang bisnis haram. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan praktik jual beli jabatan secara sistematis di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Di balik skema itu, nama Bupati Pati Sudewo muncul sebagai aktor kunci.

Baca Juga : Kasus Suap Bupati Bekasi: KPK Telusuri Jejak Uang Sarjan hingga ke Ono Surono

Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada 19 Januari 2026 membuka tabir gelap tersebut. OTT ini bukan sekadar penangkapan rutin, melainkan potret telanjang bagaimana kekuasaan diperdagangkan, dan jabatan desa ditentukan oleh isi amplop, bukan kapasitas.

Sehari setelah penangkapan, KPK membeberkan konstruksi perkara. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut Sudewo diduga menetapkan tarif awal pengisian jabatan perangkat desa dengan kisaran Rp125 juta hingga Rp150 juta per orang. Angka itu menjadi “tiket masuk” bagi siapa pun yang ingin duduk di kursi perangkat desa.

Baca juga  Panas! Nina Agustina Laporkan Pendukung Lucky Hakim

Baca Juga : Foto Bupati Indramayu Bersama Tersangka KPK Viral, Ono Surono Ikut Dipanggil Penyidik

Namun praktik kotor tersebut berkembang lebih rakus. Dua kepala desa—Abdul Suyono (Karangrowo) dan Sumarjiono (Arumanis)—diduga menaikkan harga jabatan atas sepengetahuan Sudewo. Tarif melonjak drastis menjadi Rp165 juta hingga Rp225 juta. Jabatan publik berubah menjadi komoditas, sementara rakyat hanya menjadi penonton..

Baca juga  Terungkap! Begini Cara Lacak Lokasi Seseorang Hanya Pakai Nomor HP, Gampang Banget!

Baca Juga : KPK Ingatkan Kepala Daerah: 51% Kasus Korupsi Berasal dari Pemerintahan Daerah

“Terjadi mark up signifikan dari harga awal. Ini menunjukkan pemerasan yang dilakukan secara terstruktur dan berjenjang,” ungkap Asep.

Skema ini memperlihatkan bahwa korupsi tidak berdiri sendiri. Ia bekerja dalam jaringan. Dari bupati hingga kepala desa, praktik tersebut diduga berjalan rapi, seolah menjadi mekanisme tak tertulis dalam pengisian jabatan.

Atas temuan tersebut, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Sudewo (SDW), Abdul Suyono (YON), Sumarjiono (JION), dan Karjan (JAN) selaku Kepala Desa Sukorukun. Keempatnya diduga berperan aktif dalam pemerasan calon perangkat desa di lingkungan Pemkab Pati.

Baca juga : KPK Bongkar Skandal Jual Beli Kuota Haji di Kemenag, Harga Capai Rp300 Juta

Lebih jauh, perkara ini bukan satu-satunya beban hukum Sudewo. KPK juga mengumumkan bahwa Sudewo terjerat kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Artinya, dugaan korupsi yang menjerat Sudewo tidak berdiri tunggal, melainkan berlapis.

Baca juga  KOMPI Tolak Revitalisasi Tambak Pantura di Perhutani: Abaikan Keadilan Petambak dan Ancam Lingkungan

Baca Juga : KPK Beberkan Fakta Kelam: Uang Politik Jadi Pintu Masuk Korupsi di Pemerintahan Daerah

Kasus Pati menjadi potret buram demokrasi lokal. Ketika jabatan desa diperjualbelikan, pelayanan publik dipastikan menjadi korban. KPK menegaskan akan menelusuri aliran uang dan pihak lain yang diduga ikut menikmati praktik korupsi berjamaah tersebut. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Putera Indramayu Intervensi Kompetensi SDM di Mabes TNI AU

Indramayu

Kejagung Perintahkan Kejati Jabar Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 20 Miliar di Bawaslu Indramayu

Terpopuler

Mau Cairkan JHT Rp 15 Juta Tanpa ke Kantor BPJS? Begini Caranya Lewat Aplikasi JMO!

Indramayu

Polres Indramayu Dalami Laporan Dugaan Perdagangan Orang, Diduga Libatkan BLK BJM

Terpopuler

Bangun Sinergitas, TNI POLRI dan Ulama Gelar Ribuan Paket Bazar Murah Ramadhan

Kriminalitas

Rumah di Jatibarang Indramayu Diduga Jadi Transaksi Esek-esek, Polisi Lakukan Penggerebekan

Indramayu

Kesaksian Warga Ungkap Tragedi 5 Jenazah di Indramayu, Bau Busuk Muncul dari Pohon Nangka

Terpopuler

Lolos UKK! Ini 5 Nama Calon Direksi PT BWI Indramayu, Siapa yang Dipilih Bupati?