Suaradermayu.com – Baru sehari menjabat sebagai Bupati Indramayu, Lucky Hakim sudah menghadapi serangan siber berupa akun palsu yang mengatasnamakan dirinya di media sosial TikTok. Akun tersebut menggunakan teknologi deepfake untuk menipu masyarakat dengan modus pemberian hadiah uang tunai.
Akun dengan nama @lucky.hakim.pedia0 mengunggah video yang menampilkan sosok Lucky Hakim, seolah-olah dirinya memberikan bantuan uang tunai Rp35 juta kepada pengikut barunya selama bulan Ramadan.
“Assalamualaikum semuanya, saya Lucky Hakim, Bupati Indramayu. Di bulan Ramadan ini, saya akan memberi bantuan uang Rp35 juta untuk followers baru saya,” demikian narasi dalam video yang diunggah akun palsu tersebut, Senin (3/3/2025).
Tak hanya itu, dalam video tersebut, pelaku penipuan juga mengarahkan korban untuk mengklik tautan dan mengikuti instruksi lebih lanjut guna mendapatkan “bantuan” tersebut.
Penipuan ini memanfaatkan teknologi deepfake, yakni kecerdasan buatan (AI) yang dapat membuat video, gambar, atau suara palsu yang tampak sangat meyakinkan. Teknologi ini sering digunakan untuk meniru wajah dan suara tokoh terkenal, sehingga membuat orang sulit membedakan mana yang asli dan palsu.
Menanggapi kasus ini, Diskominfo Indramayu segera memberikan klarifikasi melalui akun resmi Instagram @diskominfoindramayu, memastikan bahwa video yang beredar adalah hoaks dan meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan semacam ini.
“Hati-hati penipuan! Jangan mudah percaya dengan informasi yang mengatasnamakan pejabat atau tokoh publik tanpa verifikasi resmi,” tulis Diskominfo Indramayu dalam unggahannya.
Dengan semakin canggihnya teknologi deepfake, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayainya, terutama terkait bantuan keuangan yang mengatasnamakan pejabat publik. Jika menemukan akun atau unggahan mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang untuk mencegah lebih banyak korban tertipu.

























