Home / Indramayu / Ragam

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 00:54 WIB

Trah Wiralodra dan Tiga Keraton Cirebon Semarakkan Kirab Hari Jadi ke-495 Indramayu

Trah Wiralodra dan tiga keraton Cirebon meriahkan acara Kirab dan Karnaval Budaya 2022 di Indramayu, Kamis (13/10/2022).

Trah Wiralodra dan tiga keraton Cirebon meriahkan acara Kirab dan Karnaval Budaya 2022 di Indramayu, Kamis (13/10/2022).

Suaradermayu.com – Indramayu.
Peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Indramayu berlangsung meriah dan penuh nilai sejarah. Salah satu momen paling ikonik adalah pelaksanaan Kirab dan Karnaval Budaya, yang dimeriahkan oleh Trah Wiralodra serta perwakilan dari tiga keraton besar Cirebon pada Jumat (14/10/2022).

Kirab budaya yang digelar sepanjang ruas Jalan Sudirman hingga DI Panjaitan ini sukses menarik perhatian ribuan warga yang antusias menyaksikan kemegahan budaya Indramayu dan Cirebon.

Trah Wiralodra Tampilkan Pusaka Sejarah

Trah Wiralodra, sebagai keturunan pendiri Indramayu, tampil dalam formasi istimewa yang dipimpin langsung oleh Raden Inu Danubaya. Ia hadir bersama puluhan anggota Yayasan Wiralodra dan membawa berbagai pusaka leluhur, termasuk simbol-simbol perjuangan dan eksistensi sejarah Kabupaten Indramayu.

Baca juga  Trah Wiralodra Minta Kejelasan Soal Pusaka Leluhur, DPRD Indramayu Akan Tindaklanjuti

“Kirab ini bukan hanya tradisi, tapi napak tilas sejarah. Kami hadir untuk mengingatkan kembali jejak leluhur dan jati diri orang Indramayu,” kata Raden Inu.

Tiga Keraton Cirebon Tampil Spektakuler

Tidak hanya Trah Wiralodra, kehadiran Keraton Kanoman, Keraton Kesepuhan, dan Keraton Kacirebonan turut menyulut semangat nasionalisme dan cinta budaya.

Keraton Kanoman tampil dengan Pasukan Kemantren di bawah pimpinan Paman Patih Pangeran Alimudin, memperagakan formasi militer kerajaan klasik.

Baca juga  Trah Wiralodra Minta Kejelasan Soal Pusaka Leluhur, DPRD Indramayu Akan Tindaklanjuti

Keraton Kesepuhan, dipimpin Ratu Raja Alexandra, membawa Kereta Singa Barong yang legendaris, dikawal 77 prajurit kerajaan berseragam tradisional.

Keraton Kacirebonan menyuguhkan kemegahan dengan kehadiran Sultan Pangeran Raja Abdul Gani Natadingrat yang menaiki kereta kesultanan dengan pengawalan 210 prajurit bersenjata tombak dan keris.

Penampilan mereka menjadi magnet perhatian warga dan simbol eratnya hubungan budaya antara Cirebon dan Indramayu sejak masa lampau.

Apresiasi Bupati Nina Agustina

Bupati Indramayu, Nina Agustina, mengaku bangga dan berterima kasih atas kehadiran semua pihak dalam menyukseskan kegiatan budaya tersebut.

“Kirab ini bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan sejarah. Terima kasih kepada Trah Wiralodra dan tiga keraton Cirebon yang telah menjaga semangat pelestarian budaya,” ujar Nina dalam sambutannya.

Baca juga  Trah Wiralodra Minta Kejelasan Soal Pusaka Leluhur, DPRD Indramayu Akan Tindaklanjuti

Nina juga berharap agar generasi muda Indramayu terus mencintai dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas diri dan daerah.

Budaya sebagai Aset Bangsa

Kirab dan Karnaval Budaya ini menjadi pengingat bahwa Indramayu bukan hanya dikenal sebagai lumbung padi nasional, tapi juga kaya akan nilai-nilai sejarah, seni, dan adat istiadat yang luhur.

Rangkaian Hari Jadi ke-495 ini membuktikan bahwa budaya bukan masa lalu, melainkan jati diri yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Ungkap Kematian Putri Apriyani, Propam Polda Jabar Gelar Sidang Etik Bripda Alvian

Indramayu

Wabup Indramayu Cek Hewan Kurban, Ini Temuan Mengejutkan

Indramayu

Ketua BPC HIPMI Indramayu Sampaikan Ucapan Selamat kepada Dua Senior yang Dilantik Jadi Direksi PDAM Indramayu

Indramayu

Kenal Pria di Medsos, Gadis Bawah Umur di Indramayu Ditinggal di Kuburan

Indramayu

Pemkab Indramayu Bantu Proses Pemulangan Masiroh Sejak Maret 2024

Ekonomi

Wabup Indramayu Terima Aksi Buruh Migas, Siap Rumuskan Perlindungan Pekerja

Indramayu

Jaksa Klaim Kirim CCTV 5 Juni ke Puslabfor Polri, LBH Ghazanfar: Jangan Omdo! Tunjukkan Bukti Terima

Indramayu

DPRD Indramayu Bongkar Keterlibatan Salman di Tim Seleksi Dewas PDAM, Legalitasnya Dipertanyakan