Home / Indramayu / Kriminalitas

Kamis, 4 September 2025 - 13:04 WIB

Motif Uang dan Upaya Bunuh Diri, Toni RM Beberkan Fakta Baru Kasus Alvian Sinaga

Toni RM dan keluarga korban pembunuhan Putri Apriyani memberikan keterangan di Kantor Hukum Toni RM & Partners di Balongan, Indramayu, Rabu (4/9/2025)

Toni RM dan keluarga korban pembunuhan Putri Apriyani memberikan keterangan di Kantor Hukum Toni RM & Partners di Balongan, Indramayu, Rabu (4/9/2025)

Suaradermayu.com – Kuasa Hukum Keluarga Putri Apriyani, Toni RM, mengungkap fakta baru terkait kasus pembunuhan yang menimpa gadis asal Desa Rambatan Wetan, Indramayu itu. Dari hasil pemeriksaan penyidik, terungkap bahwa selain motif uang, tersangka Alvian Maulana Sinaga juga sempat berusaha mengakhiri hidupnya setelah membunuh Putri.

Motif Uang Jadi Pemicu Cekcok

Menurut Toni, dari pemeriksaan penyidik terhadap Alvian sebelum peristiwa tragis itu terjadi, Putri dan Alvian sempat terlibat cekcok perihal uang yang digunakan oleh tersangka.

“Dari rekening koran terungkap, ibu korban sempat mengirim uang total Rp37 juta ke rekening Putri, namun uang itu berpindah ke rekening Alvian pada 8 Agustus 2025 dini hari. Hal ini yang memicu keributan antara keduanya,” jelas Toni.

Baca juga  Dudu Subarto Akui Palsukan KTP Aman Yani, Seret Nama Ririn Rifanto dan Pengacara Khotibul Umam

Putri yang merasa bertanggung jawab kepada ibunya disebut bingung ketika ditanya soal uang tersebut, sementara Alvian justru sudah menarik dan memanfaatkan dana itu.

Kronologi Pembunuhan

Masih menurut keterangan Toni RM, hasil pemeriksaan penyidik mengungkap bahwa pada malam kejadian keduanya sempat tidur bersama. Sekitar pukul 03.30 WIB, Alvian terbangun dan muncul niat jahat untuk menghabisi korban.

“Putri dihabisi dengan cara dicekik dan dibekap menggunakan bantal. Alvian beralasan jika tidak melakukan itu, Putri akan terus marah soal uang,” kata Toni.

Baca juga  Bayi Perempuan Ditemukan Mati Dalam Tas di Tukdana, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua

Upaya Bunuh Diri Tersangka

Tak berhenti setelah menghabisi nyawa Putri, Alvian disebut sempat berusaha bunuh diri. “Penyidik menjelaskan, Alvian awalnya berniat mati bersama Putri. Setelah korban tewas, dia mencoba menusuk perutnya sendiri dengan pisau, tetapi gagal karena kesakitan. Kemudian dia berusaha membakar diri bersama korban,” ungkap Toni.

Berdasarkan rekaman CCTV, sekitar pukul 05.04 WIB Alvian sempat keluar kamar, diduga mencari cara untuk mengakhiri hidupnya setelah memastikan Putri tidak bernyawa.

Baca juga  MK Hapus Pasal Penghinaan Pemerintah: Lembaga Negara Berbeda dengan Manusia

“Setelah kembali, dia menyulut api ke sprei, api kemudian membakar sebagian tubuhnya. Namun upaya bunuh diri itu juga gagal,” tambah Toni.

Desakan Penerapan Pasal 340 KUHP

Dengan rangkaian fakta tersebut, Toni menegaskan bahwa unsur perencanaan sudah jelas terpenuhi. “Menurut saya, pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana harus diterapkan. Kami mendesak Polres Indramayu segera mengumumkan penerapan pasal ini secara resmi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Suaradermayu.com masih berupaya mengonfirmasi penyidik Polres Indramayu terkait keterangan kuasa hukum keluarga Putri Apriyani, namun belum ada pernyataan resmi.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Rela Tidur di Sofa Kantor, Bupati Lucky Hakim Korbankan Fasilitas Demi Perbaikan Jalan Indramayu

Indramayu

Gangster Merajalela, Polisi Indramayu Amankan 10 Orang

Indramayu

5.000 Warga Indramayu Dapat Jaminan Kesehatan Gratis dari RS Mitra Plumbon, Ini Kata Bupati Lucky Hakim

Indramayu

Ahok Duga Kebakaran Kilang Pertamina Balongan 2021 Sengaja Dibakar

Indramayu

Lucky-Syaefudin Mampu Yakinkan Pemilih di Debat Terbuka Pilkada Indramayu 2024

Indramayu

Polytama Propindo Salurkan Bantuan dalam Pencarian ABK Hilang di Perairan Limbangan

Indramayu

Polisi Masih Dalami Motif dan Modus Alvian Sinaga Habisi Putri Apriyani

Indramayu

Lucky Hakim Minta Kuwu Netral dan Tidak Takut Ancaman Serta Tekanan Paslon Tertentu