Home / Indramayu / Kesehatan

Senin, 31 Oktober 2022 - 11:26 WIB

Miris! Bocah di Indramayu Alami Gizi Buruk

Anak alami gizi buruk di Indramayu

Anak alami gizi buruk di Indramayu

Suaradermayu.com – Seorang bocah perempuan, Eri Shinta (10) di rumah kontrakan di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, mengalami gizi buruk.

Anak pasangan Wahyu dan Rasingkem ini tidak bisa tumbuh normal seperti anak pada umumnya. Eri dirawat oleh ayahnya seorang diri, sekitar 2 tahun lalu ibunya Rasingkem telah meninggal dunia.

Ayah kandung Eri Shinta, Wahyu menceritakan, Eri merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Anak ke satu, kedua dan ketiga nya sudah bekerja menjadi nelayan. Ia mengaku sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu.

Baca juga  Tak Punya Tempat Curhat, Pelajar di Indramayu Nekat Gantung Diri

Di rumah kontrakan berdinding batu bata, Eri Shinta biasa tidur diatas ayunan kain yang terbuat dari sarung. Terkadang Eri tidur dengan beralaskan tikar di kamar rumah.

” Tidak punya kasur mas, ” ujar Wahyu, (30/10/2022).

Karena sudah tidak ada istri, Wahyu menyampaikan untuk kebutuhan makan sekeluarga, ia biasa makan dengan lauk mie dan telor. Terkadang membeli sayur sudah matang untuk di makan bersama-sama.

Baca juga  Kecam Pemerkosaan Anak SD, LPAI Indramayu Minta Pelaku Diganjar Hukuman Berat

” Dia (Eri Shinta) memang susah untuk makan, jadi kurus tubuhnya, ” kata dia.

Untuk memenuhi asupan gizi Eri Shinta, Wahyu mengaku membeli susu sachet yang biasa dijual di warung.

” Saya berharap anak saya (Eri Shinta) bisa tumbuh seperti anak lainnya, ” harapnya.

Mendapat Perhatian LPAI 

Beredarnya kabar Eri Shinta mengalami gizi buruk terdengar sampai Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Indramayu. LPAI pun turun ke tempat kediaman Eri Shinta bersama Jabar Bergerak.

Baca juga  Kasus Pemerkosaan Anak SD di Indramayu, Kak Seto : Perlindungan Terhadap Anak Harus Ditingkatkan Lagi

” Kami ke sini untuk menjenguk Eri Shinta yang kabarnya mengalami gizi buruk, ” kata Saidah Saad, salah satu anggota LPAI Indramayu, Minggu (30/10/2022).

Saidah menyampaikan, setelah melihat kondisi Eri Shinta, ia mengaku prihatin sangat mengkhawatirkan kondisi fisik bocah malang tersebut. Saidah juga menyebut dari sisi ekonomi keluarga Eri Shinta merupakan keluarga tidak mampu.

LPAI Indramayu akan mendorong pihak-pihak terkait agar membantu kesembuhan Eri Shinta agar bisa normal seperti anak pada umumnya.

 

 

”

 

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pemkab Indramayu Dukung Koperasi Merah Putih, Bupati Lucky Hakim: Saatnya Desa Bangkit Lewat Ekonomi Rakyat!

Indramayu

Kogartap II/Bandung Bersama Polda Jabar Sisir Tempat Hiburan Malam

Terpopuler

Aset Peninggalan Korban Pembunuhan Paoman Diduga Disewakan & Dikuasai, H. Muhaemin Lapor ke Polres Indramayu

Indramayu

Jaksa “Gatot” Bawa Ahli Digital ke Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: Hancur Lebur Dakwaan Pembunuhan Berencana

Indramayu

Pemkab Indramayu Minta Pengosongan Graha Pers, Wartawan : Kami Tidak Pernah Diajak Bicara

Indramayu

Kapan Pilwu Serentak Indramayu Digelar? Bupati Lucky Hakim : Insya Allah, Tetap 10 Desember 2025

Indramayu

PCNU Indramayu Tekankan Teladan dan Kekompakan: KH Mustofa Ajak Pengurus NU Jadi Contoh Bagi Umat

Indramayu

Lucky Hakim Akui Hubungan dengan Bupati Indramayu Tidak Baik-baik Saja