Home / Indramayu

Rabu, 21 September 2022 - 18:02 WIB

Kemenag dan FKUB Indramayu Perkuat Moderasi Beragama di Era Digital

Suaradermayu.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indramayu menggelar ajang silaturahmi tokoh lintas agama di Aula Puspihat Kemenag Indramayu, Selasa (20/9/2022).

Kegiatan yang mengusung tema “Moderasi Beragama di Era Disrupsi Digital” ini dihadiri oleh para tokoh agama dari berbagai latar belakang kepercayaan di Kabupaten Indramayu. Tujuan utamanya adalah mempererat komunikasi antarumat beragama dan mendorong sinergi dalam menjaga kerukunan serta keberagaman di tengah masyarakat.

Bangun Komunikasi dan Sinergi Antarumat Beragama

Kepala Kantor Kemenag Indramayu, Hanif Hanafi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini untuk merawat hubungan harmonis antarumat beragama.

Baca juga  Pemkab Indramayu Dukung Polytama Bangun Proyek Raksasa, Indramayu Siap Jadi Pusat Petrokimia Nasional!

“Kegiatan ini kami gelar untuk merawat komunikasi antarumat beragama, sekaligus membangun kolaborasi dan sinergitas dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun di Kabupaten Indramayu,” ujar Hanif.

Ia juga menekankan peran besar tokoh-tokoh agama dalam menjaga suasana kondusif dan damai di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, Kemenag Indramayu terus berupaya membangun harmonisasi agar masyarakat dapat hidup berdampingan dengan saling menghargai.

Indonesia Negara Plural yang Menjunjung Kebhinekaan

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Indramayu, Jajang Sudrajat, yang turut memberikan pesan kebangsaan. Jajang mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara besar yang dibangun atas dasar kebhinekaan.

Baca juga  Bahaya, Lampu Merah Bunderan Kijang Mati, Pengguna Jalan Resah

“Modal utama bangsa ini adalah persatuan dalam bingkai kebhinekaan. Dengan menjaga toleransi dan keberagaman, Indonesia menjadi bangsa yang kuat, dihormati, dan dikagumi oleh negara lain,” tutur Jajang.

Ia juga mengapresiasi peran tokoh agama yang selalu menjadi contoh keteladanan bagi umatnya. Menurut Jajang, para tokoh lintas agama harus terus menjadi penyejuk di tengah masyarakat.

“Kami berharap para tokoh lintas agama di Indramayu tak pernah lelah memberikan bimbingan rohani dan menjadi contoh positif, agar kerukunan, persatuan, dan saling menghargai antarumat beragama terus terjaga,” pungkasnya.

Baca juga  Kecerdikan Toni RM Guncang Sidang: Rekaman Buram Disebut Jenazah, Polisi Akui Hanya Berasumsi!

Moderasi Beragama di Era Digital

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong moderasi beragama di tengah perkembangan teknologi informasi yang kian pesat. Disrupsi digital kerap memunculkan tantangan baru, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga intoleransi berbasis dunia maya.

Melalui ajang silaturahmi ini, Kemenag dan FKUB Indramayu berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, dapat aktif dalam menyebarkan pesan damai dan moderasi beragama, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

 

 

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Ditembak Polisi

Indramayu

9 Tahun Tanpa Kabar, Siti Faridah TKW Asal Indramayu Diduga Hilang di Singapura

Indramayu

Toni RM Minta Bripda Alvian Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Indramayu

Anak dan Mantan Istri Bongkar Jejak Aman Yani: Dari Kesaksian Tetangga, KTP, hingga Muncul Mobil Hitam Pajero

Indramayu

Rasih Warga Karangampel Tersenyum, Bantuan Gubernur Dedi Mulyadi Disalurkan Lewat Rekening BJB

Indramayu

Security Bank di Indramayu Ditemukan Tewas

Indramayu

Jaksa Sandiwara Tak Hadirkan Ahli Digital di Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: Takut Rekayasa Kasus Terbongkar

Terpopuler

LBH Ghazanfar: Pengacara Ruslandi Tidak Punya “Legal Standing” Sebagai Kuasa Hukum Keluarga Aman Yani