Home / Indramayu / Politik

Jumat, 4 Juli 2025 - 16:05 WIB

DPC PPP Indramayu Diminta Kosongkan Kantor, Pemkab Tegaskan Optimalisasi Aset Daerah

Pengurus anak cabang PAC PPP yang menolak turunnya SK DPP itu melakukan aksi bentang spanduk di Kantor DPC PPP Indramayu di Jalan pahlawan no 33 lemah mekar Indramayu, Rabu (8/6/2022).

Pengurus anak cabang PAC PPP yang menolak turunnya SK DPP itu melakukan aksi bentang spanduk di Kantor DPC PPP Indramayu di Jalan pahlawan no 33 lemah mekar Indramayu, Rabu (8/6/2022).

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Sekretariat Daerah resmi melayangkan surat kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indramayu terkait penggunaan aset daerah.

Dalam surat tersebut, Pemkab meminta DPC PPP Indramayu segera mengosongkan kantor yang selama ini mereka tempati karena bangunan tersebut merupakan milik Pemkab.

Baca Juga : Pemkab Minta Kantor PDIP Indramayu Dikosongkan, Ini Kata Sirojudin

Surat bernomor 00.2.5/1862/BKAD tertanggal 2 Juli 2025 itu ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aep Surahman. Dalam suratnya, disebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program penataan, inventarisasi, dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah milik Pemkab Indramayu.

Adapun aset yang dimaksud adalah bangunan atau gedung yang selama ini digunakan sebagai kantor DPC PPP Kabupaten Indramayu, yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB – A Tanah) milik Pemkab Indramayu dengan kode barang 1.3.1.01.001.004. Gedung tersebut memiliki luas 995 meter persegi dan telah bersertifikat dengan hak pakai nomor 3.

Baca juga  Wabup Indramayu Tinjau Gedung Kesenian Mama Soegra, Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

“Berkenaan dengan kebutuhan program Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, dengan ini kami mohon Saudara untuk dapat mengosongkan gedung paling lambat tanggal 31 Juli 2025,” bunyi isi surat tersebut.

Baca juga  KPK Ingatkan Pemkab Indramayu Soal Transparansi Anggaran dan Pencegahan Korupsi

Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Tegaskan Aset Daerah Akan Ditarik, Termasuk Gedung Graha Pers

Langkah ini, menurut Pemkab Indramayu, diperlukan untuk memastikan bahwa aset milik pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai peraturan yang berlaku. Pemkab juga menegaskan bahwa inventarisasi dan penataan aset merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan tata kelola aset daerah.

Baca juga  LBH Ghazanfar Sebut Bobroknya Manajemen PDAM Indramayu Picu Air Keruh dan Buruknya Pelayanan

Baca Juga : Pemkab Indramayu Minta Pengosongan Graha Pers, Wartawan : Kami Tidak Pernah Diajak Bicara

Surat pemberitahuan tersebut juga ditembuskan kepada Bupati Indramayu sebagai laporan. Dokumen surat tersebut telah ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Daerah dan disertai kode QR sebagai bagian dari sistem administrasi modern di lingkungan Pemkab Indramayu.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPC PPP Kabupaten Indramayu terkait permintaan pengosongan kantor tersebut.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Konfercab Perdana K-Sarbumusi NU Indramayu Tegaskan Jihad Sosial Buruh Muslim

Indramayu

DPRD Indramayu Setujui Pengunduran Diri Lucky Hakim dari Wakil Bupati

Daerah

KDM Sebut Khotibul Umam dan BJB Ketipu Ririn, LBH Ghazanfar: Tanpa Mereka Dapen Aman Yani Tak Akan Bobol

Indramayu

Bupati Indramayu Lepas Ribuan Ular Sahabat Tani untuk Basmi Hama Tikus, Petani Sambut Gembira

Indramayu

Dugaan Malpraktik Persalinan di RSUD MA Sentot Indramayu Dilaporkan ke Polisi

Indramayu

Tablet Anak Pengacara Kondang Toni RM Hilang di Kereta, Ditemukan Berkat Aksi Sigap KAI dan Warga

Indramayu

Bupati Nina Beri Bantuan Ke Ahli Waris Korban Kecelakaan Maut Balongan Indramayu

Indramayu

Ratusan Pekerja Asal Indramayu Terlantar Tak Digaji di Sulawesi Tengah