Home / Indramayu / Sorotan / Terpopuler

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Kasus Pembunuhan Paoman Dianggap Belum Tuntas: H. Muhaemin Adukan Masih Ada Pelaku Lain ke Polres Indramayu

Suaradermayu.com — Lima nyawa melayang dalam peristiwa berdarah yang mengguncang Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada 29 Agustus 2025 lalu.

H. Sachroni, Budi Awaludin, Euis Juwita, Ratu Khairunissa, dan Bella ditemukan tewas bersimbah darah di kediaman keluarga di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Dua pelaku yang ditangkap — Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan — telah divonis berat. Namun kebenaran yang sesungguhnya baru terungkap sebagian. Masih ada nama-nama lain yang diduga terlibat, dan hingga kini mereka bebas berjalan di tengah masyarakat.

Pada 3 dan 8 Juli 2026, Majelis Hakim yang dipimpin Wimmi D. Simarmata, S.H., M.H. selaku Hakim Ketua, didampingi Hakim Anggota I Raditya Yuri Purba, S.H., M.H. dan Hakim Anggota II Agus Eman, S.H., menjatuhkan vonis: Priyo Bagus Setiawan dipenjara seumur hidup, sedangkan Ririn Rifanto divonis mati.

Baca juga  Antisipasi Kemacetan Nataru, Polres Indramayu Dirikan 20 Pos Pengamanan

Keduanya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pembunuhan Berencana serta Kekerasan terhadap Anak yang mengakibatkan kematian. Namun, di balik vonis itu, tersembunyi fakta yang belum disibakkan sepenuhnya.

Adik kandung almarhum H. Sachroni, H. Muhaemin, kini melayangkan pengaduan resmi kepada Kapolres Indramayu. Dalam pengaduannya, H. Muhaemin menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Priyo Bagus Setiawan sendiri di persidangan, terungkap adanya nama-nama lain yang diduga turut terlibat, yaitu Awan Yani, Hardi, Yoga, dan Joko. Keempat nama itu sama sekali belum pernah diproses secara hukum.

H. Muhaemin menegaskan bahwa bukti-bukti yang dikemukakan pun tak bisa diabaikan.

Baca juga  Sidang Pembunuhan Sekeluarga: Terungkap Chat WA Terdakwa Ririn Lenyap, Toni RM Duga Sengaja Dihapus Penyidik

“Rekaman CCTV Toko Bangunan memperlihatkan ada sosok laki-laki masuk ke halaman rumah kakak saya (H. Sachroni) pada pukul 05.01 dini hari. Saya meyakini sosok pria itu bukan Ririn Rifanto dan bukan pula Priyo Bagus Setiawan. Artinya, ada orang lain yang berada di lokasi kejadian,” ujar H. Muhaemin dalam pengaduannya.

Selain itu, keterangan Tetty Setiawati — ibu kandung korban Euis Juwita — menyebut ada tamu bernama Yoga yang bertandang dan berdiam bersama teman-temannya di rumah korban pada malam sebelum pembunuhan terjadi.

Lebih lanjut, H. Muhaemin menyampaikan bahwa keterangan saksi Aprliana dan Nurwita juga memperkuat dugaan tersebut. Keduanya melihat mobil jenis Avanza berwarna hitam terparkir di depan rumah korban sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 WIB pada malam sebelum peristiwa terjadi, saat seseorang bertamu ke rumah korban.

Baca juga  Ketua NU Indramayu Kunjungi Pahlawan Devisa yang Disangka Hilang dan Meninggal di Suriah

“Semua petunjuk itu menunjuk pada satu kesimpulan yang mengerikan: pembantaian itu kemungkinan besar bukan hanya perbuatan dua orang yang telah divonis. Masih ada pihak lain yang diduga terlibat, dan mereka belum tersentuh hukum,” tegasnya.

Sebagai ahli waris almarhum H. Sachroni, H. Muhaemin memohon kepada Kapolres Indramayu untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut, menelusuri nama-nama yang terungkap, dan memproses seluruh pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tuntutannya sederhana namun mendesak: kebenaran harus terungkap seutuhnya. Tak ada satu pun pelaku boleh dibiarkan lolos dari tanggung jawab atas nyawa yang melayang. (Tim Redaksi)

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Siap-siap Bantuan Beras 10 Kilogram Segera Cair, Januari – Juni 2024

Indramayu

Sudah Berbulan-bulan Kuwu Tersana di Indramayu Dikabarkan Menghilang

Indramayu

Polres Indramayu Tutup Tanggul Jebol Akibat Banjir Rob di Eretan Kulon

Indramayu

SMSI INDRAMAYU Sukses Gelar UKW Perdana, Tonggak Baru Profesionalisme Wartawan Daerah
.

Indramayu

PPATS Kecamatan Balongan Digugat, Akta Jual Beli Diduga Cacat Hukum!

Daerah

Viral! Dua Kakak Beradik Buang Ibu Kandung ke Panti Jompo, Minta Tak Diberi Kabar Jika Wafat

Terpopuler

Panas! Ridwan Kamil Polisikan Lisa Mariana, Pria Misterius Ngaku Ayah Kandung Anak Kontroversial

Indramayu

Kuitansi Janggal Rp2 Miliar di PDAM: Perintah Transfer Berubah di Bank, Dokumen Justru Tersimpan di BSI