Home / Indramayu / Terpopuler

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:44 WIB

CV. Tiga Utama Diduga Intimidasi Wartawan, Toni RM: Jangan Sok Jagoan!

Advokat Toni RM

Advokat Toni RM

Suaradermayu.com – Dugaan intimidasi terhadap wartawan kembali terjadi di Indramayu! Kali ini korbannya adalah Muhammad Guntur, jurnalis Metroonlinenews.com sekaligus Ketua DPC PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) Kabupaten Indramayu. Peristiwa ini terekam dalam video berdurasi 57 detik yang viral di media sosial.

Guntur menceritakan, insiden bermula saat ia bersama seorang rekannya hendak meliput pekerjaan hotmix di jembatan dekat Alun-alun Indramayu, Jumat (19/12/2025) dini hari. “Kami hanya ingin liputan, tapi justru mendapat perlakuan intimidatif dari oknum pelaksana proyek,” kata Guntur.

Proyek yang menjadi sorotan adalah Pemeliharaan Rutin Jembatan Cimanuk senilai Rp299.321.000, dikerjakan oleh CV Tiga Utama, beralamat di Jl. Sidomukti No. 32, Kelurahan Paoman, Indramayu, dan berada di bawah pengawasan Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, menurut data LPSE Pemda Indramayu.

Baca juga  DPR Setujui Anggaran Rp460 Miliar, Warga Eretan Indramayu Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari Toni RM, praktisi hukum. Ia menegaskan, penggunaan uang rakyat harus transparan, dan masyarakat berhak mengawasi proyek publik.

“Jangan sok jagoan! Kalau ada masyarakat atau wartawan yang bertanya, jawab saja. Jangan ancam atau banting HP wartawan. Uang rakyat harus digunakan sesuai aturan!” tegas Toni RM, Sabtu (20/12/2025).

Toni RM juga mengingatkan risiko fatal jika proyek publik dikurangi spesifikasinya atau terjadi penyimpangan anggaran.

Baca juga  Awas Penipuan! Nama Pengacara Kondang Toni RM Dicatut, Pelaku Minta Transfer Uang

“Bayangkan, jembatan dibangun asal jadi, spesifikasi dikurangi, kualitas menurun, dan ambruk. Siapa yang dirugikan? Masyarakat yang melewati jembatan itu bisa jadi korban,” katanya.

Pengacara kondang ini menegaskan pentingnya pengawasan publik. “Mulai hari ini, masyarakat bisa cek lokasi proyek Pemeliharaan Rutin Jembatan Cimanuk. Ini hak masyarakat untuk mengawasi uang mereka sendiri,”katanya.

Kasus ini menjadi peringatan tegas: transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar jargon, dan pengawasan publik adalah kunci agar uang rakyat dikelola dengan benar serta keselamatan masyarakat tetap terjamin

Baca juga  Kasus Dugaan Penyekapan Pekerja J&T Sunter Mandek, Toni RM: Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas?

Sementara itu, pihak CV. Tiga Utama belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan intimidasi ini. Suaradermayu.com masih berupaya menghubungi pihak perusahaan untuk mendapatkan konfirmasi. (Mashadi)

Artikel Terkait :

Meski Menang di Pengadilan, Toni RM Turun Tangan Urus Pembagian Warisan 4,1 Hektar di Subang

Toni RM Tegaskan Penarikan Kendaraan Kredit oleh Debt Collector Tak Boleh Sembarangan

Toni RM Bongkar Pertamina Belum Kantongi Izin dan Persiapan Matang untuk Penutupan Jalan

Mangkir Panggilan Polisi, Makelar Proyek di Indramayu Diduga Seret Oknum DPC PDIP

Penyidik Akan Jemput Paksa: Erpandi Alias Bayu Diduga Kabur Setelah Dua Kali Mangkir

Share :

Baca Juga

Daerah

Bank BJB Laporkan Aman Yani ke Polisi: Dana Pensiun Masih Cair Tiap Bulan

Indramayu

Kemenkumham Resmi Akui Kepengurusan PWI Pusat di Bawah Hendry Ch Bangun

Terpopuler

Jerat Pelaku Tindak Pidana Penggelapan Uang atau Benda

Indramayu

Bocah Alami Gizi Buruk di Indramayu Akhirnya Dibawa ke RSUD Sentot Patrol

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Tegaskan Liburan ke Jepang Tidak Gunakan Dana Negara, Fokus Pangkas Anggaran untuk Infrastruktur

Indramayu

Buronan Berpakaian Dinas: Jejak Hitam Bripda Alvian yang Diburu Polisi

Indramayu

Polda Jabar dan IWO Indramayu Perkuat Sinergi untuk Jaga Stabilitas Pasca Pilkada

Ekonomi

Pemkab Indramayu Dukung Polytama Bangun Proyek Raksasa, Indramayu Siap Jadi Pusat Petrokimia Nasional!