Home / Daerah

Minggu, 18 September 2022 - 17:59 WIB

PNS Iwan Boedi Tewas Dimutilasi dan Dibakar, Terungkap Diduga Terkait Kasus Korupsi di Semarang

Suaradermayu.com – Kasus penemuan mayat seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus (51) di kawasan Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, menyita perhatian publik. Iwan ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tubuhnya hangus terbakar tanpa kepala, serta sejumlah bagian tubuh hilang.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/9/2022) lalu. Di lokasi kejadian, polisi menemukan monogram PNS dan name tag bertuliskan “Iwan Budi P”, serta pelat nomor kendaraan dinas berwarna merah H 9799 RH.

“Ada kemungkinan korban dibunuh terlebih dahulu sebelum dimutilasi dan dibakar,” ungkap Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, seperti dilansir detik.com pada Jumat (9/9/2022).

Baca juga  KPK Bongkar Modus Bupati Tulungagung Peras OPD, Surat Mundur Jadi Alat Tekanan

Lebih lanjut, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan, pihaknya menemukan sepeda motor Yamaha Mio milik korban dalam kondisi terbakar tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Tak berhenti di situ, proses penyisiran oleh petugas gabungan pada Rabu (14/9/2022) kembali mengungkap potongan tubuh korban lainnya.

“Petugas gabungan melakukan penyisiran, dan kami temukan tangan, lengan kiri, lengan kanan, serta tungkai kanan korban,” jelas Irwan.

Selain potongan tubuh, polisi juga menemukan barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

“Pisau tersebut ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat,” tambahnya.

Baca juga  Mahfud MD: Ada Barter Perkara! Kasus Febrie Masuk Kejagung, Pemeriksaan Dapur MBG Milik Polri Langsung Dihentikan

Kasus tewasnya Iwan Boedi kian menjadi sorotan setelah terungkap bahwa ia seharusnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pada hari terakhir ia terlihat.

Iwan diketahui terakhir kali meninggalkan rumah pada Rabu (24/8/2022) pagi untuk berangkat kerja. Namun, ia tidak pernah kembali hingga akhirnya pihak keluarga melapor ke kepolisian.

Pada hari itu pula, Iwan dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana terkait kasus dugaan korupsi dana hibah lahan milik Perumahan Bukit Semarang Baru (BSB) di Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Kasus korupsi ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah. Kasus tersebut bermula sejak tahun 2010, saat ada alokasi anggaran untuk proses penyerahan sarana dan prasarana umum dari Perumahan BSB kepada Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga  Korupsi Dana Pendidikan: Kejari Indramayu Tak Berani Menyentuh Atas, Cukup Kambing Hitam Bawahan

“Anggarannya dalam kasus itu kalau tidak salah sekitar Rp 3 miliar, dan yang digunakan baru sekitar Rp 300-400 juta untuk tim pengurusan dan sebagainya,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminudin.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus kematian tragis Iwan Boedi, termasuk kaitannya dengan kasus korupsi yang menyeret namanya sebagai saksi.

Kasus ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga memunculkan desakan publik agar penegak hukum mengusut tuntas siapa dalang di balik pembunuhan sadis tersebut.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Jabar Siapkan Rp 1,5 Triliun untuk Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Polarisasi Politik!

Daerah

Ombudsman Jabar Kunjungi Pemkab Indramayu Bahas SOP Pengaduan Masyarakat

Daerah

Viral! Kasus Bu Guru Cicih Habiskan Tabungan Murid Rp 343 Juta, Orang Tua Siap Geruduk Sekolah

Daerah

Dedi Mulyadi Perpanjang Pengampunan Pajak Kendaraan di Jabar, Catat Batas Waktunya!

Daerah

Mulai 14 Juli, Jam Masuk Sekolah di Jabar Dimajukan Jadi 06.30 WIB, Ini Penjelasan Disdik

Daerah

RSUD MA Sentot Patrol Diambil Alih Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Siap Ubah Jadi RS Hasan Sadikin-nya Pantura

Daerah

Dedi Mulyadi Bantu Bocah SD Indramayu yang Digugat Kakek-Nenek Kandung

Peristiwa

Tragedi Laut Indramayu: Kapal Nelayan Dihantam Tongkang di Pulau Biawak, 2 Tewas dan 4 Hilang