Home / Hukum / Sorotan / Terpopuler

Senin, 19 Januari 2026 - 23:40 WIB

AMAKI Desak KPK Segera Tetapkan Ono Surono sebagai Tersangka Dugaan Korupsi

Suaradermayu.com – Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (AMAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan Ono Surono sebagai tersangka, apabila alat bukti dan fakta hukum telah memenuhi unsur pidana.

Baca JugaKPK Periksa Ono Surono, Diduga Terima Aliran Uang dari Tersangka Kasus Suap Bupati Bekasi

Desakan tersebut akan disampaikan AMAKI dalam aksi terbuka di Kantor KPK, Jakarta, pada Rabu, 21 Januari 2026. Aksi ini disebut sebagai bentuk kontrol publik agar penegakan hukum berjalan tegas, transparan, dan tidak tebang pilih, khususnya dalam penanganan dugaan korupsi yang menyeret nama politisi PDI Perjuangan Jawa Barat tersebut.

Humas AMAKI, Ifan, menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk penghakiman, melainkan dorongan agar proses hukum dijalankan secara terbuka dan akuntabel. AMAKI sekretariatnya di Jl. Kalibata Raya No. 1, Rawajati, Jakarta Selatan secara konsisten memantau kasus-kasus dugaan korupsi yang melibatkan elite politik.

Baca juga  Satgas Saber Pungli Indramayu Gerak Cepat Tindak Lanjuti Laporan Warga

Baca Juga : Kasus Suap Bupati Bekasi: KPK Telusuri Jejak Uang Sarjan hingga ke Ono Surono

“Kami mendesak KPK bertindak tegas jika bukti sudah cukup. Dugaan korupsi tidak boleh dibiarkan menggantung dan menimbulkan spekulasi publik,” ujar Ifan, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Suaradermayu.com, Senin (19/1/2026).

Tiga Tuntutan AMAKI

Ifan menyampaikan, terdapat tiga tuntutan utama yang akan dibawa AMAKI dalam aksi tersebut.

Baca juga  Raffi Ahmad Bertemu Habib Rizieq, Bahas Generasi Muda dan Toleransi Beragama

Pertama, AMAKI mendesak KPK segera menetapkan Ono Surono sebagai tersangka, sepanjang alat bukti dan fakta hukum telah memenuhi syarat penetapan tersangka.

Kedua, AMAKI mendesak DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat untuk mengambil langkah etis internal, berupa pemberhentian sementara tugas kepartaian maupun jabatan struktural yang diemban Ono Surono.

Baca Juga : Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Jadi Tersangka Kasus Suap Proyek Rp9,5 Miliar

“Ini bukan vonis, tetapi langkah etika politik agar lembaga dan partai tetap menjaga kepercayaan publik,” kata Ifan.

Ketiga, AMAKI mendesak KPK bekerja sama dengan PPATK untuk melakukan audit forensik menyeluruh terhadap aliran dana proyek dan keuangan politik yang diduga beririsan dengan aktor-aktor legislatif serta partai politik di Jawa Barat.

Baca juga  Polres Indramayu Temukan Ketidaksesuaian Takaran Minyakita di Pasaran

Menurut AMAKI, audit forensik diperlukan untuk memastikan apakah dugaan tersebut bersifat individual atau menunjukkan pola yang lebih luas.

Baca Juga : Foto Bupati Indramayu Bersama Tersangka KPK Viral, Ono Surono Ikut Dipanggil Penyidik

Hingga berita ini diturunkan, Suaradermayu.com telah melayangkan pesan konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp kepada Ono Surono untuk meminta tanggapannya, namun belum memperoleh respons.

Redaksi juga belum menerima pernyataan resmi dari KPK, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, maupun DPRD Jawa Barat. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi secara berimbang sesuai prinsip jurnalistik. (Moh. Ali,)

Share :

Baca Juga

Indramayu

LPS : Banyaknya BPR Bangkrut karena Dimaling Sama yang Punya

Terpopuler

Foto Bupati Indramayu Bersama Tersangka KPK Viral, Ono Surono Ikut Dipanggil Penyidik

Terpopuler

Presiden Prabowo Instruksikan Pengecer Gas Elpiji 3 Kg Kembali Berjualan, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

Terpopuler

Pondok Pesantren Rodhotus Salikin Akan Gelar Haul Mujahada dan Manakib 2025

Terpopuler

Kebebasan Pers Terancam? AJI Soroti Penggunaan UU Tipikor terhadap Jurnalis

Indramayu

Dua Petugas KPPS di Indramayu Meninggal Akibat Kelelahan

Terpopuler

IWO Indramayu Gelar Mubesda Sekaligus Pemilihan Ketua

Terpopuler

Viral! Warga Gelandang Oknum Guru di Indramayu ke Kantor Polisi