Suaradermayu.com – Polisi menetapkan tiga remaja sebagai tersangka atas aksi pemaabcokan terhadap anggota Reskrim Polsek Sukra, Bripka Sugiyono.
“Awalnya yang diamankan ada lima, namun dari hasil pemeriksaan tiga orang ditetapkan tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muhammad Hafid Firmansyah, saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jumat (12/5/2023).
Menurut AKP Hafid, ketiga tersangka merupakan warga Kabupaten Subang, mereka masing-masing berinisial MA (19) warga Desa Ciawitali, Kecamatan Pusakanagara. MA diduga pelaku pembacokan terhadap Bripka Sugiono. Sedangkan dua lainnya berinisial WO (18) dan SH (16) warga Kecamatan Sukasari. Keduanya diduga menguasai senjata tajam.
“Tersangka serta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Indramayu, ” ujarnya.
Sehari sebelumnya diberitakan polisi meringkus lima kawanan geng motor yang diduga terlibat pembacokan terhadap anggota Reskrim Polsek Sukra, Bripka Sugiyono.
Kapolsek Sukra Polres Indramayu, Ipda Rudi Hartono mengatakan, kejadian pembacokan sekira pukul 01.00 WIB, Rabu (10/5/2023) di Jalan Pantura, Desa Sukra Wetan, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
“Ada lima orang yang diamankan. Mereka rata-rata statusnya masih pelajar,” kata Ipda Rudi Hartono, Kamis (11/5/2023).
Kawanan geng motor yang diamankan merupakan warga Kabupaten Subang, mereka masing-masing, MA (19) warga Desa Ciawitali, Kecamatan Pusakanegara, MI (16) Desa Bojong Tengah, Kecamatan Pusakajaya, WO (19) Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, TW (15) Desa Bojonegara, Kecamatan Tambak Dahan dan SH (16) warga Desa Curugpeja, Kecamatan Sukasari.
Ipda Rudi menceritakan kejadian bermula ada seorang pekerja lepas harian (PHL) Polsek Sukra bernama Afandi sedang membuka media sosial Instagram. Afandi kaget melihat kawanan remaja menenteng senjata tajam di tayangan langsung Instagram.
“Kemudian diberitahukan kepada kami. Kami bersama Kanit Reskrim dan anggota lainnya segera menyisir lokasi dimana para remaja itu berada,” ujarnya.
Sesampainya di Desa Sukra Wetan tepatnya di depan dealer mobil polisi melihat sejumlah remaja membawa senjata tajam. Polisi berusaha mengamankan para remaja, namun remaja mengetahui kedatangan polisi berusaha lari dan terjadi aksi kejar-kejaran.
“Anggota Bripka Sugiyono saat mengamankan dua orang remaja tersebut, tiba-tiba kepalanya dibacok oleh salah satu remaja hingga mengalami luka-luka,” katanya.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Sentot Patrol untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan personil lain berhasil mengamankan sejumlah kawanan geng motor tersebut.
“Lima remaja dan barang bukti berupa 2 bilah celurit, 1 bilah golok, 4 unit HP dan satu unit sepeda motor kita amankan. Selanjutnya kita bawa ke Mapolres Indramayu untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

























