Suaradermayu.com – Puluhan nelayan di Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, sudah satu pekan tidak melaut. Hal ini disebabkan karena mereka kesulitan mendapatkan solar lantaran mekanisme pembelian solar bersubsidi.
Narsiwan nelayan warga Desa Singaraja Kec/Kab Indramayu mengaku ia bersama puluhan nelayan lainnya sudah satu pekan tidak melaut. Ia mengatakan sulit mendapatkan solar subsidi padahal sudah mengantongi surat rekomendasi pembelian solar dari UPTD Bina Usaha dan Produksi Perikanan Kecamatan Indramayu dan Balongan. Meski kantongi rekomendasi, pada kenyataannya ia ditolak beli solar subsidi di salah satu SPBU.

“Saya beli solar di SPBU Tegalurung dilarang, padahal saya punya surat rekomendasi pembelian solar di SPBU tersebut,” keluh Narsiwan.

Keluhan sulitnya mendapatkan solar juga disampaikan Mistarih nelayan warga Desa Balongan, Kecamatan Balongan. Dia menuturkan, sehari-hari perahunya berada di Desa Singaraja, mengakui bahwa puluhan nelayan di wilayahnya saat ini kesulitan membeli solar bersubsidi, meski punya rekomendasi dari Dinas Perikanan.
Sementara itu keluh kesah puluhan nelayan disampaikan kepada Ketua Fraksi PKB DPRD Indramayu, Ahmad Mujani Nur.
Politisi PKB itu menyayangkan para nelayan dilarang membeli solar subsidi di salah satu SPBU yang ditunjuk.
“Entah kenapa Pertamina atau SPBU Tegalurung melarang mereka membeli BBM tertentu (solar subsidi). Padahal, mereka mempunyai surat rekomendasi pembelian solar dari Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu,” kata Mujani, Rabu (4/5/2023).
Menurut dia, akibat dilarang membeli solar subsidi akhirnya puluhan nelayan kecil tidak bisa melaut. Hal ini membuat keluarga mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
“Anak istri mereka akhirnya tidak mendapatkan nafkah akibat suami tidak bisa melaut,” ujarnya.
Mujani mengecam kebijakan Pertamina atau SPBU yang tidak memihak ke nelayan kecil. Padahal, mereka patuh dan taat dengan peraturan Pertamina soal mekanisme pembelian solar subsidi. Bahkan, para nelayan mempunyai barcode pembelian solar.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu segera mencari solusi agar nelayan kecil khususnya di wilayah Desa Singaraja bisa melaut. Karena mereka mata pencahariannya sebagai nelayan sangat bergantung dengan adanya solar subsidi.
“Saya sebagai Ketua Fraksi PKB melihatnya miris, kenapa pusat minyak ada di Kabupaten Indramayu, namun masyarakat atau nelayan kecil sulit membeli solar subsidi bahkan dilarang, padahal hak mereka mendapatkan solar tersebut,” katanya.
Selain itu, Mujani meminta Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu segera mencarikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Selanjutnya menindak tegas oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab menyelewengkan solar subsidi.
Ia juga menegaskan kepada Pertamina agar menindak tegas terhadap SPBU yang melarang nelayan membeli solar subsidi.
Suaradermayu.com belum mendapat keterangan resmi dari SPBU yang melarang pembelian solar subsidi bagi nelayan tersebut.


























