Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mencuri perhatian dengan terobosannya di bidang teknologi dan lingkungan. Dalam kunjungan ke Pelabuhan Karangsong, Indramayu, Kamis (15/9/2022), pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengajak para nelayan untuk mulai beralih dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan, khususnya perahu listrik bertenaga surya.
Dalam sambutannya di hadapan ratusan masyarakat pesisir, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa krisis bahan bakar minyak (BBM) bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan agar aktivitas melaut para nelayan tetap berjalan optimal.
“Termasuk bagi nelayan, agar ke depan perahu dapat mengurangi penggunaan BBM dengan memanfaatkan tenaga matahari sebagai sumber energi,” ujar Ridwan Kamil disambut tepuk tangan warga.
Inovasi Perahu Tenaga Surya: Alternatif BBM yang Ekonomis
Ridwan Kamil menyampaikan bahwa negara-negara lain, seperti India, sudah mulai menggunakan perahu berbasis listrik dari panel surya. Menurutnya, Indonesia, khususnya Jawa Barat, juga bisa memulai inovasi serupa demi menjaga keberlangsungan sektor perikanan.
“Di India sudah ada perahu memakai listrik dari tenaga matahari. Nanti saya cari solusi agar ke depan perahu-perahu nelayan kita tidak 100 persen bergantung pada BBM,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ridwan Kamil menegaskan komitmennya untuk menghadirkan satu unit perahu listrik sebagai proyek percontohan di wilayah pesisir Indramayu. Ia berharap uji coba ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah pesisir lainnya di Jawa Barat dan Indonesia.
“Kalau mobil listrik sudah ada pabriknya di Karawang, maka perahu pun akan kita dorong ke sana. Kita testing di Indramayu, ya,” katanya penuh semangat.
Menuju Era Energi Terbarukan di Sektor Perikanan
Gagasan perahu listrik ini disambut antusias oleh para nelayan. Banyak di antara mereka yang mengaku tertarik karena biaya operasional bisa lebih hemat dibandingkan menggunakan BBM, yang harganya cenderung naik dan tidak stabil.
Menurut Kang Emil, transisi menuju energi terbarukan tidak hanya penting untuk efisiensi ekonomi, tetapi juga untuk menjaga keberlanjutan lingkungan laut.
“Kita harus jadi masyarakat cerdas yang mencari solusi dan menyelesaikan masalah, bukan menambah masalah. BBM akan makin kritis ke depan, jadi ayo kita pikirkan sejak sekarang,” ujarnya.
Harapan Baru bagi Nelayan Indramayu
Kunjungan tersebut tidak hanya memberikan harapan baru, tetapi juga membuka diskusi serius soal transformasi teknologi untuk nelayan kecil. Kehadiran Ridwan Kamil menambah semangat para pelaku usaha perikanan untuk berpikir ke depan dan membuka diri terhadap solusi berbasis energi terbarukan.
Ridwan Kamil juga berpesan agar pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku industri turut serta mendukung inovasi ini, sehingga dapat diimplementasikan secara luas dan berkelanjutan.
“Indramayu memiliki potensi luar biasa di sektor perikanan. Sudah saatnya kita bantu nelayan dengan teknologi yang bersih dan hemat,” tutupnya.


























