Suaradermayu.com – Kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Indramayu kini berdampak serius pada distribusi hasil pertanian. Hal ini mendorong Bupati Indramayu, Lucky Hakim, untuk mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), agar turut serta menyelesaikan permasalahan ini.
Permintaan tersebut disampaikan Lucky saat menghadiri panen raya metode Intensifikasi Padi Hemat Air (IPHA) pada Selasa (22/4/2025). Ia menegaskan bahwa kerusakan jalan tak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga mengancam ketahanan pangan masyarakat.
“Kami mohon kepada Kementerian PU agar bisa membantu. Jalan yang rusak ini berdampak besar pada ketahanan pangan, karena menghambat distribusi hasil pertanian,” kata Lucky.
Sebagai salah satu lumbung padi nasional, Indramayu membutuhkan akses jalan pertanian yang memadai. Namun kenyataannya, banyak jalan di kawasan pertanian mengalami kerusakan parah. Hal ini memperlambat pengangkutan hasil panen dan menambah biaya operasional petani, yang akhirnya menurunkan nilai jual hasil tani.
Menteri PUPR Dody Hanggodo pun merespons positif permintaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pemerintah pusat tengah memproses bantuan pembangunan jalan daerah, termasuk di wilayah dengan urgensi tinggi seperti kawasan pertanian Indramayu.
“Kita sedang proses jalan daerah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa support urusan jalan di daerah,” ujar Dody saat dikonfirmasi.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Lucky Hakim juga melakukan langkah efisiensi dengan memangkas fasilitas pribadinya, seperti mobil dinas, rumah dinas, dan anggaran perjalanan. Semua itu dilakukan agar anggaran bisa dialihkan ke sektor infrastruktur yang lebih mendesak.
“Langkah Pak Lucky ini patut dicontoh. Ia menunjukkan bahwa pemimpin sejati hadir untuk rakyat, bukan hanya menikmati fasilitas,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Kepemimpinan Lucky Hakim yang berpihak pada kepentingan petani dan masyarakat kecil mendapat apresiasi luas. Harapannya, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dapat segera mewujudkan jalan pertanian yang layak, demi memperkuat ekonomi lokal dan menjaga stabilitas pangan nasional.

























