Home / Terpopuler / Indramayu / Sorotan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:26 WIB

Roti Rp2.000 Jadi Rp3.000? MBG di SMPN 1 Lohbener Indramayu Jadi Sorotan, Transparansi Dipertanyakan

Salah satu menu MBG yang dibagikan di SMPN I Lohbener Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, Rabu (4/3/2026).

Salah satu menu MBG yang dibagikan di SMPN I Lohbener Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, Rabu (4/3/2026).

Suaradermayu.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indramayu kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada dugaan selisih harga roti yang dibagikan kepada siswa, sekaligus pertanyaan soal transparansi pengelolaan anggaran program.

Di SMPN 1 Lohbener, roti yang dibagikan melalui MBG disebut seharga Rp 3.000 per item, padahal roti serupa di warung sekitar sekolah hanya dijual Rp 2.000. Dugaan selisih harga ini memunculkan pertanyaan serius tentang efisiensi dan transparansi pengelolaan dana program.

Baca juga  Protes Banjir Rob, Warga Eretan Kandanghaur Bentangkan Spanduk di Tengah Banjir

Salah satu warga Kecatanan Lohbener Kabupaten Indramayu, Tamzid (50) mengaku mendukung program MBG, yang dibagikan di SMPN 1 Lohbener pada Rabu (4/3/2026), namun mempertanyakan perbedaan harga:

“Saya mendukung program ini karena untuk gizi anak-anak, tapi kenapa harga roti di MBG bisa Rp 3.000, sedangkan di warung hanya Rp 2.000? Selisihnya memang kecil per item, tapi jika dikalikan ratusan atau ribuan siswa, jumlahnya tentu tidak sedikit. Ini yang perlu dijelaskan secara terbuka,”katanya

Baca juga  Bupati Indramayu Lucky Hakim Klarifikasi Usai Pulang dari Jepang: Akui Salah Pahami Hari Kerja

Selain persoalan harga, komposisi menu MBG juga menjadi sorotan. Publik mempertanyakan apakah menu yang disediakan sudah memenuhi standar gizi anak-anak, sesuai tujuan utama program yang seharusnya meningkatkan kesehatan dan nutrisi siswa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola MBG belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan selisih harga dan komposisi menu yang dipersoalkan.

Baca juga  Viral! Nama dan Wajah Bupati Indramayu Lucky Hakim Dicatut Akun TikTok Palsu

Ketidakjelasan ini membuat masyarakat menunggu penjelasan tegas dan transparan, agar program yang menyentuh kebutuhan dasar siswa benar-benar berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk audit harga, pemeriksaan komposisi menu, dan mekanisme pengelolaan anggaran, sehingga MBG di Indramayu tidak hanya menjadi program simbolis, tetapi benar-benar meningkatkan gizi anak-anak, efisien, dan terbuka untuk diawasi publik. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kasus Bejat Gegerkan Indramayu, 2 Guru Cabuli 22 Siswa, DPRD Minta Pelaku Diburu

Indramayu

Habibi Ariyanto: Wajah Baru Desa Singaraja, Memuliakan Guru Ngaji dan Madrasah untuk Masa Depan Gemilang

Terpopuler

Didukung Mayoritas Pemilik Suara, Hendry Ch Bangun Siap Maju Kembali di Kongres PWI Persatuan

Indramayu

Bupati Indramayu Terapkan Manajemen Talenta ASN, Fokus pada Reformasi Birokrasi

Peristiwa

Tragedi Laut Indramayu: Kapal Nelayan Dihantam Tongkang di Pulau Biawak, 2 Tewas dan 4 Hilang

Indramayu

Setelah Pencarian Seharian, Pria yang Tenggelam di Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Indramayu

Ady Setiawan Mundur dari Dirut PDAM Tirta Darma Ayu, Ini Alasannya

Terpopuler

Sapi Limosin 847 Kg dari Prabowo Disembelih Dramatis di Indramayu