Home / Terpopuler

Selasa, 20 Mei 2025 - 07:15 WIB

Kunjungi KPK, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dapat Arahan Efisiensi Anggaran untuk Prioritas Rakyat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung KPK Jakarta, Senin (20/5/2025)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung KPK Jakarta, Senin (20/5/2025)

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi, melakukan kunjungan resmi ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Senin pagi (19/5/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung dengan jajaran Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II KPK, Kang Dedi menerima sejumlah arahan penting terkait tata kelola anggaran pemerintah daerah.

Usai pertemuan, Kang Dedi menyampaikan bahwa pihak KPK, melalui Direktur Korsup Wilayah II Bahtiar Ujang Purnama, memberikan masukan strategis mengenai efisiensi anggaran. Menurutnya, belanja pemerintah provinsi perlu diarahkan ke sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat luas.

Baca juga  P2G Tolak Masuk Sekolah Jam 6 Pagi: Bahaya Kesehatan dan Pendidikan Siswa!

“Kami diarahkan untuk merealokasi anggaran dari belanja yang bersifat tidak esensial ke sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, dan penyediaan listrik,” ujar Kang Dedi kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa seluruh kebijakan yang diambil ke depan harus terukur secara jelas melalui output, outcome, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi di Jawa Barat guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.

Baca juga  Tersangka Dugaan Korupsi PKBM Disdik Indramayu Segera Diumumkan Kejari

Kang Dedi juga mengungkapkan bahwa dalam dialog tersebut turut dibahas peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan pemerintahan yang lebih transparan. Harapannya, pembangunan yang dilakukan dapat mendorong peningkatan indeks ekonomi, kesejahteraan, dan pendidikan di Provinsi Jawa Barat.

“Kami ingin menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan tata kelola yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Baca juga  Lucky Hakim-Syaefudin Resmi Ditunjuk sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Pelantikan Kemungkinan Diundur

Sementara itu, Direktur Korsup Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, membenarkan bahwa kedatangan Kang Dedi merupakan bagian dari konsultasi strategis agar program kerja gubernur tetap berada dalam koridor hukum.

“Kami memberikan pendampingan agar kebijakan yang dijalankan sesuai dengan peraturan, serta memiliki sistem pengawasan yang baik sejak dari perencanaan hingga pelaksanaan,” ujar Bahtiar.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi berkomitmen untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Pengacara Toni RM Murka: Aparat Tak Punya Kompetensi, Jangan Main Hakim terhadap Pedagang Es

Indramayu

Warga Apresiasi Satpol PP Indramayu Segel Bangunan Tak Kantongi Izin di Krangkeng

Indramayu

Anggota DPRD Indramayu Diduga Terlibat Kredit Macet BPR Karya Remaja

Terpopuler

Dedi Mulyadi Sebut Dudu Subarto Bisa Jadi Tersangka: Palsukan KTP Aman Yani

Terpopuler

Kasus Dugaan Korupsi PKBM Indramayu Rugikan Negara Rp1,44 Miliar

Terpopuler

Sang Pemburu Koruptor Kini Jadi Tersangka Korupsi: Hukum Akhirnya Menampar Jabatan

Ekonomi

Bupati Lucky Hakim Tinjau Pembangunan Pabrik Sepatu PT. SBL di Krangkeng, Siap Serap 18.000 Tenaga Kerja

Terpopuler

Sistem PPDB Diganti SPMB Mulai 2025, Ini Perubahan dan Syarat Pendaftarannya