Suaradermayu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyatakan akan memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait perjalanannya ke Jepang yang menuai perhatian masyarakat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Indramayu dan menegaskan bahwa perjalanan tersebut murni untuk keperluan pribadi.
“Saya tegaskan, perjalanan ini murni untuk liburan keluarga dan tidak menggunakan anggaran negara, karena bukan perjalanan dinas resmi,” ujar Lucky kepada suaradermayu.com, Senin (7/4/2025).
Menurut Lucky, dirinya telah dijadwalkan untuk hadir di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna memberikan klarifikasi resmi mengenai keberangkatannya ke luar negeri saat libur Idulfitri 2025.
Lebih jauh, Lucky mengungkapkan bahwa ia telah mengambil langkah efisiensi dengan memangkas anggaran perjalanan dinas luar negeri sebesar Rp500 juta. Selain itu, pengadaan mobil dinas baru senilai Rp1 miliar juga dibatalkan.
“Anggaran tersebut saya alihkan untuk mendukung program prioritas pembangunan, terutama perbaikan infrastruktur yang saat ini menjadi fokus utama,” tambahnya.
Sebelum bertolak ke Jepang pada 2 April 2025, Lucky masih menjalankan berbagai agenda penting di Indramayu. Di antaranya melaksanakan salat Idulfitri di Alun-Alun Indramayu, menggelar open house di Pendopo, menerima tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, relawan, serta melakukan kunjungan ke sejumlah titik pelayanan publik.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai kepala daerah, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama masa libur dan cuti bersama.

























