Home / Indramayu / Kriminalitas

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:50 WIB

Jejak Sunyi di Kaca Mobil: Kisah Penangkapan “Cudit”, Bayangan Gelap Pengincar Barang Berharga

Press release di Mako Polres Indramayu, Kamis (4/12/2025), Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (pecah kaca mobil)

Press release di Mako Polres Indramayu, Kamis (4/12/2025), Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (pecah kaca mobil)

Suaradermayu.com – Beberapa bulan terakhir, keresahan diam-diam tumbuh di sejumlah ruas jalan Indramayu. Pengendara yang memarkir mobil untuk sekadar makan siang atau singgah sebentar kerap kembali dengan perasaan campur aduk: kaca pecah, barang berharga raib, dan pelaku entah ke mana. Di balik kejadian yang tampak spontan itu, tersembunyi sosok yang bergerak dalam senyap—pria bernama H alias Cudit.

Baca Juga : Bos Padi di Indramayu Jadi Korban Pencurian, Uang Rp 400 Juta Raib di Warteg

Pria 42 tahun asal Desa Jatisawit, Kecamatan Indramayu ini akhirnya tak lagi bebas berkeliaran. Ia dibekuk Tim Satreskrim dari Polres Indramayu setelah rangkaian aksinya menimbulkan keresahan luas di masyarakat. Bagi polisi, penangkapan ini bukan sekadar operasi rutin, tetapi penutup dari jejak panjang pencurian dengan pemberatan yang merayap dari satu titik parkir ke titik lainnya.

Baca juga  Polsek Kedokan Bunder Sosialisasikan Larangan Perjudian Lewat Spanduk

Cara Kerja yang Senyap dan Terencana

Dalam konferensi pers di Aula Atmaniwedhana, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang memaparkan pola gerak sang pelaku. Bersama jajarannya—Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar dan Kasi Humas AKP Tarno—ia menggambarkan bagaimana Cudit memilih mangsanya.

Pelaku disebut kerap menyusuri deretan kendaraan, memeriksa situasi, lalu mendekat dengan langkah tenang. “Ia mengintip melalui kaca mobil untuk memastikan ada barang bernilai di dalamnya,” ujar AKBP Fajar.

Baca Juga : Viral Dugaan Pencurian Uang di Kantor Pengacara Toni RM, Polisi Sigap Datangi Kantor

Bila target dianggap ‘menjanjikan’, Cudit mengambil plat besi sepanjang 32 sentimeter—senjata utamanya—dan memecahkan kaca dalam hitungan detik.

Baca juga  Pahlawan Devisa Negara dari Indramayu Memilukan, Keluarga Berharap kepada Pemerintah Bantu Perjuangkan Hak-haknya

Salah satu yang merasakan dampak aksi itu adalah H. Tarsipan, warga Desa Tugu Kidul, yang kehilangan barang berharga sekaligus rasa aman.

Barang Bukti yang Menceritakan Banyak Hal

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti yang seakan merangkai sendiri kepingan cerita aksi itu:

— Satu sepeda motor Honda Vario warna rose gold

— Plat besi 32 cm

— Helm INK hitam

— Hoodie merah-hitam bertuliskan “SAMEXOY”

— Celana jeans biru muda

Barang-barang yang sepintas tampak biasa itu justru menjadi identitas visual dari perjalanan seorang pelaku kejahatan yang akhirnya terhenti.

Keresahan yang Tak Boleh Terulang

Kapolres menegaskan, tugas pihak kepolisian tidak berhenti pada penangkapan. Peningkatan patroli, pencegahan, serta edukasi kepada masyarakat menjadi langkah berikutnya. Ia mengingatkan warga agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, betapa pun singkat waktu yang dibutuhkan.

Baca juga  DPRD Desak Disdikbud Indramayu Cairkan Insentif Guru PAUD, Bupati Diminta Evaluasi Kinerja

Baca Juga : Teriakan Warga Pecah Sore Hari, Terduga Maling Motor Babak Belur Diamankan Polisi di Singajaya

Bagi warga yang melihat aktivitas mencurigakan, laporan dapat dilakukan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110.

Sementara itu, Cudit kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. “Kami tidak akan mentolerir segala tindak kejahatan. Polisi akan bertindak tegas dan terukur agar memberikan efek jera,” tegas Kapolres.

Penangkapan ini menjadi pengingat bahwa rasa aman—yang sering dianggap biasa—sesungguhnya adalah hasil kerja panjang banyak pihak. Dan untuk sementara, warga Indramayu boleh bernapas sedikit lebih lega. (Pahmi)

 

Share :

Baca Juga

Sorotan

Figur di Balik Layar Pemerintahan Indramayu, Siapa Salman yang Kerap Bawa Nama Bupati?

Indramayu

Musik Keras Berujung Maut: Motif Mengejutkan di Balik Pembunuhan IRT Krangkeng Indramayu

Indramayu

Mensos Gus Ipul Resmikan 93 Rumah Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu untuk Korban Banjir Rob

Indramayu

Bejat! Oknum Guru di Indramayu Cabuli 2 Bocah, Pemkab Indramayu Dampingi Korban

Ekonomi

Transformasi Digital PDAM Indramayu, Perkuat Pelayanan Air Bersih Berbasis Teknologi

Indramayu

Putusan Dinilai Aneh, Toni RM Laporkan 3 Hakim Pengadilan Agama Indramayu

Indramayu

Rumah dan 22 Kambing di Lelea Indramayu Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Anjatan, Puluhan Rumah Warga Rusak