Home / Indramayu / Ragam

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:18 WIB

Bupati Indramayu Kaget Temuan Satpol PP: Anak SMP Tidak Bisa Baca

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Suaradermayu.com – Indramayu
Sepekan lalu, Senin (11/8/2025) pagi, kawasan Makam Selawe, Kecamatan Sindang, menyuguhkan pemandangan yang mengiris hati. Di antara nisan yang hening, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu menemukan sekumpulan pelajar yang seharusnya berada di kelas, malah asyik nongkrong.

Baca Juga : Razia Satpol PP Indramayu Bongkar Fakta Miris: Siswa SMP Tak Bisa Baca, Siswa SMA Tak Bisa Hitung Perkalian Dasar

Namun, lebih mengejutkan lagi, dari pemeriksaan muncul fakta memprihatinkan: seorang siswa SMP tidak bisa membaca, dan siswa SMA kelas XII bahkan tidak mampu mengerjakan perkalian dasar 3 x 4.

Udara pagi yang seharusnya diisi dengan semangat belajar berubah menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan. Sepuluh pelajar, termasuk dua siswi, digiring ke Kantor Satpol PP dan Damkar untuk menjalani pembinaan. Orang tua dan pihak sekolah pun dipanggil untuk memberikan pengawasan lebih serius.

Baca juga  Harus Sekarat Baru Dilayani? Pasien BPJS PBI Kesakitan Hebat Dipulangkan dari UGD RSUD Indramayu Tanpa Obat

Ketika diminta membaca daftar absen, seorang siswa SMP hanya terdiam sebelum mengakui, “Dari SD nggak bisa baca, saya malas.” Sementara siswa SMA yang diuji soal perkalian dasar hanya menjawab, “Gak tahu.”

Petugas juga menemukan grup WhatsApp berisi konten tidak pantas di ponsel salah satu siswa SMP. Pelajar itu berdalih tidak sengaja bergabung. Temuan ini menunjukkan, persoalan pendidikan tidak hanya soal kemampuan akademik, tapi juga pengawasan dan bimbingan moral.

Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Perintahkan Camat dan Kuwu Sisir Anak Putus Sekolah: Datangi, Dengar, dan Bantu!

Kepala Satpol PP dan Damkar Indramayu, Teguh Budiarso, menyatakan temuan ini sebagai peringatan keras.

Baca juga  Indramayu Siapkan Lahan Pertanian untuk Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

“Sangat miris. Anak SMP tidak bisa baca, siswa SMA bahkan tidak tahu 3 x 4. Ini pelajaran dasar yang seharusnya dikuasai sejak SD,” tegas Teguh, dikutip Suaradermayu.com, Senin (11/8/2025).

Fakta bahwa siswa bertahun-tahun duduk di bangku sekolah namun tetap tidak bisa baca dan berhitung menjadi darurat pendidikan yang harus segera ditangani.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menanggapi temuan ini dengan prihatin:
“Saya langsung kaget, saya tanya sama beberapa (jajarannya) ternyata memang banyak, banyak anak lulus SD yang tidak bisa baca,” ujar Lucky.

Baca juga  Terbongkar! Modus “Sumbangan Sukarela” Jelang PPDB Diduga Akal-akalan Pungli di Sekolah

Baca Juga : Program Baru Bupati Lucky: Bahasa Jepang Masuk Sekolah, Targetkan Siswa Siap Go Jepang

Ia menambahkan, usai mengetahui fakta tersebut, ia langsung mencari tahu penyebabnya.

“Ada beberapa jawaban-jawaban dadi praktisi pendidikan karena masalah kurikulum lah, undang-undang pendidikan lah, dan lain-lain. Kondisi ini menjadi PR besar kepala daerah, termasuk dunia pendidikan yang lain, dan fenomena ini harus segera dicarikan solusinya,” kata Lucky.

“Saya benar-benar kaget dan gak nyangka melihat video ini. Anak SMP tidak bisa baca, bahkan ada siswa SMA yang tidak tahu hasil 3 x 4. Kalau dibiarkan, masa depan generasi kita akan hancur. Pendidikan itu pondasi utama. Kalau baca dan hitung saja tidak bisa, bagaimana Indramayu bahkan Indonesia bisa maju?” pungkasnya.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Resmi! 120 CPNS Indramayu Angkatan 2024 Terima SK dari Bupati Lucky Hakim, Ini Pesan Mengejutkannya!

Kriminalitas

Sidang Mantan Polisi Bakar Pacar di Indramayu, Jaksa Tolak Semua Eksepsi

Indramayu

RDP DPRD Indramayu Bahas Ketidakharmonisan Bupati dan Wakil Bupati, Lucky Hakim Sampaikan Keluhan

Indramayu

Pesan Filosofis Bupati Lucky di Pelantikan IKM: Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung

Pendidikan

Temuan BPK Rp56 Miliar: Kepala Dinas Pendidikan Indramayu Tak Becus Kelola Dana BOS

Indramayu

Panas! Nina Agustina Laporkan Pendukung Lucky Hakim

Hukum

LBH Ghazanfar: Gurita Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD 18 Miliar Bisa Seret Sekda Indramayu

Indramayu

Pemkab Indramayu Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, Fokuskan Pembenahan 8 Sektor Prioritas