Home / Indramayu / Peristiwa

Senin, 21 April 2025 - 00:03 WIB

6 Tahun Dipasung, Wanita di Indramayu Ini Akhirnya Diselamatkan Polisi! Ternyata Ini Alasannya…

Oplus_131072

Oplus_131072

Suaradermayu.com – Suasana penuh haru menyelimuti kediaman Munirah (66), seorang lansia asal Blok Dukuh, Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Setelah enam tahun menjalani hidup dalam kondisi terpasung akibat gangguan kejiwaan dan keterbatasan biaya, nasib Munirah akhirnya menyentuh hati aparat kepolisian.

Perhatian tersebut datang langsung dari Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, yang setelah mendapatkan laporan dari salah satu wartawan setempat, segera menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pertolongan.

Baca juga  LBH Ghazanfar: Penyidik Polres Indramayu Tidak Profesional dan Lamban Tangani Kasus Penggelapan Mobil

Tak menunggu lama, Minggu (20/4/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB, Kapolsek Sliyeg AKP Sutrisno bersama Ketua Bhayangkari Ranting Sliyeg, Dewi Sutrisno, terjun langsung ke rumah Munirah. Mereka datang membawa bantuan sosial berupa paket sembako, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Pelda Suwarno dari Koramil Sliyeg, perwakilan Kecamatan Sliyeg Taryim, Kuwu Desa Gadingan Suwarto, serta Kepala Puskesmas Sliyeg, Tasiroh.

Baca juga  Wakil Bupati Indramayu Panen Perdana Padi di Lahan Tadah Hujan Desa Sukaslamet

AKP Sutrisno menyatakan, pihaknya tidak hanya menyalurkan bantuan sembako, namun juga telah berkoordinasi dengan Puskesmas Sliyeg untuk mengevakuasi Munirah ke RSUD Indramayu guna mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.

“Ini adalah wujud nyata dari tugas Polri, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk meringankan beban masyarakat. Kami berharap Ibu Munirah dapat segera pulih dan kembali menjalani hidup yang lebih baik,” ucapnya.

Baca juga  10 Bulan Laporan Mandek di Polres Indramayu, Korban Penipuan Kerja Jepang Minta Bantuan Toni RM

Langkah cepat dan penuh empati ini menjadi bukti bahwa Polri, khususnya Polres Indramayu, tidak tinggal diam terhadap penderitaan warga.

Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk implementasi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan dalam tubuh kepolisian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya penjaga keamanan, tapi juga pelindung dan pengayom masyarakat, termasuk dalam sisi sosial. Semoga kepedulian semacam ini terus menjadi budaya di lingkungan kami,” ujar Iptu Junata.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Begini Respon Ketua Bawaslu Indramayu Dilaporkan ke KPK Atas Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 20 M

Indramayu

Heboh! ASN Indramayu Patungan Bangun Rumah Tahfidz Mewah Senilai 3 Miliar, Ini Tujuannya

Indramayu

Lahir Tanpa Anus dan Rahim, Bayi di Indramayu Ini Bikin Haru Warganet: Orang Tuanya Sempat Putus Asa

Indramayu

Kementan Kirim 28 Alsintan ke Indramayu, Dorong Percepatan Musim Tanam dan Modernisasi Pertanian

Indramayu

Lucky Hakim Resmi Pimpin NasDem Indramayu, Saan Mustopa: Kang Lucky Mempunyai Kemampuan Manajerial yang Baik

Terpopuler

Poles Pendopo Indramayu Capai Rp8,7 Miliar, Mahasiswa: Kontradiktif! BPJS Warga Tidak Mampu Malah Dinonaktifkan

Indramayu

Juhaedi S.H Resmi Mendaftar Sebagai Bakal Calon Kuwu Singaraja, Siap Bertarung di Pilwu 2025

Indramayu

Oknum Dishub Indramayu Diduga ‘Palak’ Jukir Liar Rp30–80 Ribu per Hari!